AKURAT.CO Perusahaan teknologi SpaceX meluncurkan sebanyak 23 satelit Starlink ke orbit di ruang angkasa pada Selasa (28/5/2024).
SpaceX menyatakan bahwa satelit-satelit tersebut diluncurkan dengan menggunakan roket Falcon 9 dari Space Launch Complex 40 di Pangkalan Angkatan Antariksa Tanjung Canaveral, Florida, AS.
Tahap pertama Falcon 9 kembali dan mendarat di landasan kapal nirawak A Shortfall of Gravitas, yang ditempatkan di Samudra Atlantik.
Baca Juga: Starlink Resmi Hadir, Kenali Ancaman Siber di Balik Infrastruktur Internet Satelit
SpaceX kemudian mengonfirmasi penempatan 23 satelit tersebut.
Dikutip dari Xinhua, Rabu (30/5/2024), nantinya satelit Starlink akan mengirimkan internet pita lebar atau broadband berkecepatan tinggi ke lokasi-lokasi yang aksesnya tidak dapat diandalkan, mahal atau sama sekali tidak tersedia.
Baca Juga: Apa Benar Starlink Berbahaya bagi Indonesia?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








