Roy Suryo Sebut Website Elaelo Pengganti X Berpotensi Dipakai Kejahatan Siber

AKURAT.CO Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berencana melakukan penutupan total terhadap platform X (dulunya Twitter) yang membolehkan penyebaran konten pornografi.
Kini, muncul kabar bahwa Pemerintah meluncurkan website pengganti platform X bernama "Elaelo". Namun, belum ada keterangan resmi dari website yang kini sudah mencantumkan logo Garuda Pancasila itu.
Terkait hal ini, Pakar Telematika Roy Suryo
mengkritik pencantuman logo lambang negara ini. Menurutnya, biasanya situs yang mencantumkan adalah yang memang benar-benar resmi kenegaraan atau bernama domain go.id (Government Indonesia).
Pasalnya, website bernama Elaelo memiliki domain elaelo.id (bukan go.id). Roy mengungkap nama domain tersebut dibuat pada tanggal 12 Desember 2023 dan teregistrasi atas nama PT Aksara Data Digital yg beralamat di Gedung Cyber 1 Lantai 3, Jl. Kuningan Barat Raya No.8 Jakarta Selatan.
Baca Juga: Platform X Resmi Sembunyikan 'Suka' pada Publik Menjadi Privasi
"Saya mempertanyakan kelas domain yang dipakai langsung hanya .id bukan go.id padahal jelas-jelas sekarang ada pambang Garuda Pancasila di frontpage websitenya," sebut Roy dalam keterangan tertulis.
Setelah ditelisik, situs ini menurutnya terpantau muncul di internet pada tanggal 5 Maret 2024. Saat itu sudah memasang foto Guy Fawkes, namun tulisan "Welcome to elaelo - Medsos Lokal Pengganti X/Twitter" dan logo burung Garuda belum muncul.
Baru pada tanggal 17 Juni 2024 kemarin tampilannya menjadi tampak resmi seperti sekarang ini. Roy lantas meragukan keabsahan dan keamanan dari situs Elaelo ini.
"Karena tidak diketahui jelas siapa pembuat dan penanggung jawabnya, maka sangat riskan bilamana netizen memasukan email pribadi yang berujung bisa dipakai untuk berbagai tindakan kejahatan siber seperti phishing, hacking hingga banyak lagi," tukasnya.
"Lalu apakah situs ini asli benar-benar dibuat oleh Pemerintah karena ada lambang negara Garuda Pancasila?" sambungnya.
Dirinya lantas menunggu keterangan resmi dari Menkominfo, Budi Arie Setiadi. "Bila tidak resmi, sebaiknya Pemerintah juga tegas bersikap atas kemunculan situs Elaelo ini," tuturnya.
Saat ini, ungkap Roy, situs Elaelo sendiri sudah hilang dari internet dengan pesan bertuliskan "This Account Has Been Suspended!" saat diakses via browser Google, Opera, hingga Edge pada Senin (17/6/2024) siang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








