Dianggap 'Spam', Facebook Hapus Informasi Kebakaran Hutan di AS

AKURAT.CO Facebook dilaporkan telah menghapus sejumlah informasi penting terkait kebakaran hutan yang menyebar di wilayah barat Amerika Serikat, dengan alasan bahwa postingan tersebut melanggar pedoman spam.
Sejak Juni, raksasa teknologi ini diduga menandai dan menghapus lusinan pos yang berisi peringatan darurat kebakaran, termasuk dari aplikasi keselamatan kebakaran Watch Duty, lembaga negara seperti Cal Fire dan halaman khusus pembaruan kebakaran.
Dikutip dari Washingtonpost.com, Kamis (12/9/2024), penghapusan ini memengaruhi berbagai sumber informasi vital, seperti halaman komunitas, departemen pemadam kebakaran dan stasiun berita.
Penghapusan tersebut dianggap menyesatkan karena postingan yang dibagikan sering kali berasal dari sumber resmi, namun tetap dihapus oleh Facebook.
Facebook menyatakan bahwa penghapusan dilakukan karena pelanggaran terhadap pedoman komunitas terkait spam, bukan karena informasi yang salah.
Hal ini menimbulkan kekhawatiran, terutama karena informasi yang dibagikan dapat berperan penting dalam menyelamatkan nyawa di tengah bencana kebakaran hutan.
Juru bicara Facebook, Erin McPike, menyatakan bahwa perusahaan sedang menyelidiki masalah ini dan bekerja cepat untuk menyelesaikannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







