Anjlok 10%, Trump Berpotensi Jual Saham Induk Platform Truth Social

AKURAT.CO Saham Trump Media & Technology turun lebih dari 10 persen pada Rabu (11/9/2024) setelah debat antara Donald Trump dan Wakil Presiden Kamala Harris.
Mantan presiden ini memiliki peluang untuk mulai menjual saham perusahaan induk Truth Social mulai 19 September, saat ketentuan penguncian berakhir. Penguncian tersebut sebelumnya melarang orang dalam perusahaan menjual saham baru selama enam bulan.
Trump saat ini memegang hampir 115 juta saham, yang nilainya mencapai sekitar $2 miliar (sekitar Rp 30,6 triliun) berdasarkan harga penutupan terbaru sebesar $18,04 (sekitar Rp 276 ribuan) per saham.
Meski begitu, harga saham perusahaan ini telah menurun drastis dibandingkan beberapa bulan lalu, saat saham tersebut sempat mencapai puncaknya di harga $79,38 (sekitar Rp 1,2 jutaan) pada debut Nasdaq Maret lalu.
Rabu lalu, saham perusahaan ditutup di harga $16,68 (sekitar Rp 255 ribuan), turun $1,95 (sekitar Rp 29 ribuan), setelah mencapai level terendah hari itu di $15,30 (sekitar Rp 234 ribuan).
Dikutip dari Apnews.com, Jumat (13/9/2024), penurunan tersebut juga dipengaruhi oleh dukungan Taylor Swift terhadap Harris setelah debat berlangsung.
Trump Media menjalankan platform Truth Social, yang dibentuk setelah Trump dilarang dari Twitter dan Facebook pasca-kerusuhan Capitol 6 Januari 2021.
Meski berbasis di Sarasota, Florida, perusahaan ini terus merugi, dengan kerugian sekitar $58,2 juta (sekitar Rp 890 miliar) tahun lalu, sementara pendapatan hanya mencapai $4,1 juta (sekitar Rp 62,7 miliar).
Beberapa ahli pasar menyebut saham Trump Media sebagai 'saham meme', yang mengalami fluktuasi tajam karena terjebak dalam spekulasi online dan didorong oleh investor individu yang sering kali kurang berpengalaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








