Tantangan Peraturan Masih Ada, Elon Musk Prediksi Layanan Robotaxi Tesla Mulai Beroperasi 2025

AKURAT.CO Tesla berencana meluncurkan layanan robotaxi swakemudi di California dan Texas pada 2025, meski persetujuan regulasi dan tantangan lain masih menjadi hambatan.
CEO Tesla, Elon Musk, mengungkapkan rencana ini saat panggilan pendapatan pada Rabu (23/10/2024). Tesla telah menguji robotaxi bersama karyawan di Area Teluk San Francisco.
Dengan aplikasi khusus, karyawan bisa memanggil taksi otomatis, meski tetap ada pengemudi manusia jika diperlukan.
Dua minggu lalu, Tesla juga memamerkan prototipe Cybercab, mobil robotaxi tanpa setir atau pedal yang didukung AI dan dapat mengisi daya melalui induksi.
Dikutip dari Cnet.com, Jumat (25/10/2024), Musk menyebut kendaraan ini akan dijual di bawah $30.000 (sekitar Rp450 juta), dengan produksi diproyeksikan sebelum 2027.
Meski menjanjikan, peluncuran layanan ini membutuhkan persetujuan dari regulator. Di California, proses ini diperkirakan akan memakan waktu lebih lama dibandingkan Texas, yang memiliki aturan lebih longgar terhadap kendaraan otonom.
Beberapa pakar, seperti Ross Gerber dari Gerber Kawasaki Wealth and Investment Management, mengingatkan bahwa berurusan dengan regulator adalah proses yang panjang dan kompleks.
Perusahaan lain seperti Waymo dan Zoox, sudah melakukan uji coba layanan serupa di beberapa kota Amerika Serikat (AS). Namun, Waymo membutuhkan waktu bertahun-tahun dan jutaan mil uji coba sebelum memperoleh izin.
Musk optimis layanan robotaxi Tesla akan mengubah citra perusahaan secara besar-besaran, menjadikannya lebih dari sekadar produsen kendaraan dan baterai.
Meski demikian, Tesla masih menghadapi skeptisisme, mengingat beberapa prediksi otonomi penuh Musk sebelumnya belum terwujud.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









