ICIIS 2024 Kembali Digelar, Ajak Kenali Pemanfaatan Industri Kimia

AKURAT.CO Industri kimia bagi PT Shan Hai Map memegang peranan penting dalam perekonomian global.
Shan Hai Map menilai bahwa industri kimia berperan sebagai pemasok utama bahan baku yang mendukung sektor-sektor vital seperti manufaktur, pertanian, farmasi, energi dan teknologi.
Atas dasar itu, PT Shan Hai Map pada Senin (18/11) akan menggelar Indonesia Chemical Industry Investment Summit (ICIIS) 2024.
Acara ini akan mempertemukan para pengusaha serta perusahaan dari Indonesia dan Tiongkok, dengan tujuan memperkuat sinergi industri, investasi dan pemerintah dalam mengembangkan sektor kimia yang berkelanjutan di Indonesia.
ICIIS 2024 diharapkan menjadi langkah besar dalam menjawab kebutuhan pasar, baik dari segi inovasi maupun keberlanjutan sehingga industri kimia dapat terus berkembang secara positif dan berkelanjutan.
"Berbagai produk kimia, mulai dari plastik, pupuk, bahan farmasi hingga pembersih, menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari dan berbagai industri besar," ungkap CEO Shan Hai Map, Zhang Ping dalam keterangannya pada Senin (1/11).
Zhang menambahkan bahwa dalam rantai pasok global, industri kimia menyediakan bahan dasar yang sangat diperlukan dalam produksi berbagai barang. Hal tersebut antara lain meliputi sektor otomotif yang pastinya membutuhkan produk kimia seperti cat, plastik dan karet sintetis untuk komponen kendaraan.
Di sektor pertanian, industri kimia juga berperan penting dalam menghasilkan pupuk dan pestisida. Pentingnya industri kimia menjadi hal yang sangat krusial untuk meningkatkan hasil panen.
Selain itu, sektor kimia mulai mengadopsi teknologi digital seperti otomasi, Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing, mengoptimalkan produksi serta memantau keberlanjutan dengan lebih baik.
Perusahaan-perusahaan kimia global kini juga semakin gencar berinvestasi pada teknologi ramah lingkungan, seperti bahan daur ulang, energi hijau dan teknologi produksi bersih.
Zhang Ping menyatakan komitmennya untuk menjadi penghubung strategis dalam memperkuat kerjasama global. “Dengan pengalaman kami selama tujuh tahun di Indonesia, kami berharap bisa mendorong sinergi global yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan inovasi baru di sektor kimia," sebut dia
"Melalui kolaborasi erat ini, kami percaya industri kimia dapat menjadi katalisator penting dalam menciptakan solusi inovatif yang ramah lingkungan dan berkontribusi pada perkembangan ekonomi global di masa depan,” tandas Zhang Ping.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





