Bagaimana TikTok Mengubah Cara Gen Z Berbelanja? Ini Penjelasannya

AKURAT.CO TikTok yang awalnya dikenal sebagai platform untuk tantangan tarian dan video viral, kini telah berkembang menjadi kekuatan besar dalam dunia belanja online, terutama di kalangan Gen Z.
Dengan lebih dari 1,1 miliar pengguna global, lebih dari 60% di antaranya berasal dari generasi yang lahir setelah 1996, TikTok telah mengubah cara mereka berinteraksi dengan konten, termasuk dalam hal membeli produk.
Baca Juga: Dosen Komunikasi Ini Bantu Mahasiswa Akhir Selesaikan Skripsi lewat TikTok
Alih-alih mencari produk di mesin pencari tradisional, 43% dari Gen Z kini memulai pencarian produk mereka di TikTok, berkat algoritma cerdas dan tren viral yang sangat memengaruhi keputusan pembelian mereka.
Salah satu fenomena besar yang muncul adalah tagar #TikTokMadeMeBuyIt, yang menjadi simbol bagaimana TikTok memengaruhi konsumen muda untuk membeli berbagai produk. Dari kosmetik hingga alat rumah tangga, banyak pengguna yang membeli barang hanya karena melihatnya di platform tersebut, berkat rekomendasi dari influencer atau pengguna lain.
TikTok juga memberi dampak besar pada brand kecil yang mampu bersaing dengan merek besar melalui video viral di fitur “For You Page” (FYP).
Algoritma TikTok menyesuaikan konten dengan preferensi pengguna, mempermudah produk untuk ditemukan dan dilihat jutaan orang dalam waktu singkat.
Selain itu, TikTok Shop memungkinkan pengguna membeli produk langsung tanpa meninggalkan aplikasi, menjadikannya lebih mudah dan cepat untuk berbelanja, fitur yang sangat disukai oleh Gen Z yang cenderung memiliki rentang perhatian lebih pendek dan mengutamakan kenyamanan.
Fitur belanja langsung ini juga memungkinkan pengalaman berbelanja yang lebih sosial, di mana pengguna tidak hanya membeli, tetapi juga berbagi produk yang mereka beli, mengikuti tren, dan berpartisipasi dalam tantangan belanja.
Inilah cara TikTok mengubah berbelanja dari sekadar kegiatan transaksional menjadi sebuah pengalaman sosial yang interaktif, menyatukan hiburan, belanja, dan komunitas dalam satu platform yang mudah diakses.
Baca Juga: TikTok Gandeng Getty Images untuk Tingkatkan Iklan Berbasis AI
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








