Schneider Electric Dorong Efisiensi Energi untuk Kurangi Biaya dan Emisi

AKURAT.CO Schneider Electric menegaskan bahwa efisiensi energi memiliki peran penting dalam mengurangi biaya operasional sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.
Menurut Martin Setiawan, Cluster President Schneider Electric Indonesia & Timor Leste, efisiensi energi tidak hanya membantu menekan biaya produksi, tetapi juga berdampak langsung pada pengurangan emisi karbon.
"Tujuan utama efisiensi energi adalah menghemat biaya operasional atau baseline cost. Artinya, perusahaan juga berkontribusi mengurangi emisi," jelas Martin, dalam bincang media yang digelar di Jakarta Selatan, Selasa (10/10/2024).
Ia menekankan bahwa energi merupakan elemen krusial dalam proses produksi, meskipun tidak berbentuk seperti bahan baku fisik.
Baca Juga: Perkembangan Energi Panas Bumi di Asia Tenggara Terhambat, Ini Sebabnya
"Tanpa energi, bahan baku tidak bisa diproses menjadi produk jadi. Oleh karena itu, efisiensi energi berdampak langsung pada biaya operasional perusahaan, baik di sektor industri maupun gedung perkantoran," tambahnya.
Martin juga menyoroti pentingnya menggunakan energi secara bijak, terutama listrik yang tidak dapat disimpan.
"Contohnya adalah lampu, ketika dinyalakan di ruangan kosong artinya pemborosan energi. Listrik harus digunakan dengan efisien untuk mencegah pemborosan," tutup Martin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






