Elon Musk dan Donald Trump Dituding Sebarkan Disinformasi Saat Kebakaran Hebat di Los Angeles

AKURAT.CO Kebakaran hutan yang melanda Los Angeles (LA) telah memicu penyebaran klaim disinformasi dari figur publik seperti Elon Musk dan Donald Trump.
Keduanya mengaitkan bencana ini dengan kebijakan politik dan isu sosial yang kontroversial, memicu kritik dari berbagai pihak.
Dalam postingan di Truth Social, Donald Trump menuduh kebakaran tidak terkendali akibat kebijakan air Gubernur California, Gavin Newsom, termasuk upaya pelestarian spesies ikan smelt.
Sementara itu, Elon Musk di platform X menyalahkan kebijakan keragaman, kesetaraan dan inklusi (DEI) kepala pemadam kebakaran.
"DEI berarti orang MATI," tulis Musk dalam sebuah postingannya, dikutip Jumat (10/1/2025).
Hingga kini, lima orang dilaporkan tewas dan lebih dari 130.000 warga Los Angeles dievakuasi.
Namun, menurut pakar dan pejabat setempat, penyebab kebakaran ini lebih terkait dengan dampak perubahan iklim, bukan kebijakan air atau DEI.
Kantor Gubernur Newsom membantah tuduhan Trump, menyebut klaimnya sebagai 'murni fiksi'.
"Tidak ada dokumen seperti deklarasi restorasi air, itu murni fiksi," kata Izzy Gardon, selaku direktur komunikasi Newsom.
Menurut Mark Gold, anggota dewan Distrik Air Metropolitan California Selatan, kebijakan perlindungan lingkungan tidak berhubungan dengan kurangnya air di hidran pemadam kebakaran.
Kekurangan air tersebut disebabkan oleh peningkatan permintaan yang tiba-tiba, sebagaimana dikutip dari Theverge.com.
Selain itu, klaim tentang pemotongan anggaran pemadam kebakaran juga tidak berdasar.
Politico melaporkan bahwa anggaran pemadam kebakaran Los Angeles justru meningkat lebih dari $50 juta (sekitar Rp750 miliar) dibandingkan tahun sebelumnya.
Disinformasi ini tidak hanya menyesatkan, tetapi juga memicu konsekuensi serius. Pada bencana sebelumnya, ancaman terhadap petugas FEMA muncul akibat rumor yang menyebar di media sosial.
Kali ini, gambar-gambar yang dihasilkan AI tentang penjarahan dan kebakaran di Hollywood turut memperkeruh situasi.
Kebakaran Los Angeles ini menjadi pengingat akan pentingnya informasi yang akurat, terutama di tengah situasi darurat.
Tuduhan tanpa dasar hanya memperburuk keadaan dan menghambat upaya mitigasi bencana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







