Microsoft Hentikan Skype pada Mei 2025, Fokus pada Microsoft Teams

AKURAT.CO Microsoft akan menghentikan layanan Skype pada Mei 2025 setelah hampir 14 tahun sejak mengakuisisinya seharga $8,5 miliar (sekitar Rp140 triliun).
Langkah ini diambil untuk memfokuskan perusahaan pada Microsoft Teams, platform komunikasi dan kolaborasi modern yang kini banyak digunakan di tempat kerja, sekolah dan rumah.
"Kami akan menghentikan Skype pada Mei 2025 untuk fokus pada Microsoft Teams (gratis), pusat komunikasi dan kolaborasi modern kami," ujar Jeff Teper, selaku Presiden Aplikasi dan Platform Kolaboratif di Redmond, dikutip dari Cbsnews, Sabtu (1/3/2025).
Microsoft berharap pengguna Skype beralih ke Teams yang menawarkan fitur komunikasi lebih lengkap dan relevan dengan kebutuhan saat ini. Skype pertama kali diluncurkan pada tahun 2003 oleh Niklas Zennstrom dan Janus Friis.
Pada tahun 2011, Microsoft mengakuisisi Skype dan menjadikannya platform komunikasi unggulan setelah menghentikan layanan Messenger pada akhir 2012.
Namun, seiring berkembangnya kompetitor seperti FaceTime, WhatsApp dan Zoom, popularitas Skype menurun drastis.
Saat pertama kali dibeli oleh Microsoft, Skype memiliki sekitar 170 juta pengguna aktif bulanan. Jumlah tersebut sempat meningkat menjadi lebih dari 300 juta pada tahun 2016, namun menyusut menjadi hanya 36 juta pada tahun 2023.
Pengguna Skype saat ini akan dapat beralih ke Microsoft Teams dengan mudah tanpa perlu membuat akun baru. Riwayat pesan, obrolan grup dan kontak akan tersedia di Teams.
Pengguna juga dapat memilih untuk mengekspor data ke aplikasi lain jika diperlukan.
Skype akan tetap dapat digunakan hingga 5 Mei 2025, memberikan waktu bagi pengguna untuk beralih ke Microsoft Teams atau platform komunikasi lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








