Ternyata Meta Pernah Bangun Sistem Sensor Konten Demi Masuk ke Tiongkok, Tapi Gagal

AKURAT.CO Meta dilaporkan pernah mempertimbangkan berbagai strategi kontroversial untuk memasuki pasar Tiongkok, termasuk sistem sensor konten dan berbagi data pengguna. Namun, upaya tersebut akhirnya gagal.
Menurut laporan Sarah Wynn-Williams, mantan eksekutif Meta, perusahaan ini sempat berencana memberi akses kepada pemerintah Tiongkok untuk menyaring konten. Akses itu juga memungkinkan penghapusan unggahan yang dianggap mengganggu stabilitas sosial.
Dikutip dari Mashable, Kamis (13/3/2025), Meta diduga bersedia menyimpan data pengguna di Tiongkok. Hal ini dapat mempermudah pemerintah mengakses informasi tersebut.
Facebook, yang kini menjadi bagian dari Meta, dilaporkan mengembangkan alat sensor khusus untuk Tiongkok pada 2015. Meskipun Meta tidak membantah keberadaan alat ini, perusahaan mengklaim bahwa alat tersebut tidak pernah digunakan.
Tekanan untuk melemahkan perlindungan privasi pengguna di Hong Kong juga disebut sebagai bagian dari upaya Meta untuk mendapatkan izin beroperasi di Tiongkok.
Pada akhirnya, Facebook menghentikan upayanya untuk masuk ke pasar Tiongkok pada 2019. Kini, Meta tampaknya lebih fokus pada persaingan dengan TikTok, terutama jika aplikasi asal Tiongkok tersebut dilarang atau dipaksa dijual ke perusahaan Amerika.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








