Akurat
Pemprov Sumsel

Industri Alat Kesehatan Nasional Tumbuh Pesat, Indo Healthcare Gakeslab Expo 2025 Siap Digelar

Petrus C. Vianney | 31 Juli 2025, 23:20 WIB
Industri Alat Kesehatan Nasional Tumbuh Pesat, Indo Healthcare Gakeslab Expo 2025 Siap Digelar

AKURAT.CO Pertumbuhan industri alat kesehatan nasional menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini, terdapat 812 produsen lokal dan 5.661 distributor resmi yang aktif beroperasi di Indonesia.

Tingkat penggunaan alat kesehatan dalam negeri juga meningkat tajam dari 12 persen pada 2019 menjadi sekitar 48 persen pada 2024. Bahkan, ekspor produk alat kesehatan Indonesia berhasil menembus angka Rp4,6 triliun atau setara USD 273 juta.

Selain itu, pasar teknologi kesehatan terhubung di Indonesia juga diprediksi terus tumbuh pesat. Menurut proyeksi, nilainya akan mencapai Rp14,4 triliun atau setara USD 880 juta pada 2025, dengan pertumbuhan tahunan rata-rata sebesar 28 persen.

Untuk mendukung pertumbuhan sektor ini, Krista Exhibitions dan GAKESLAB INDONESIA akan menggelar Indo Healthcare Gakeslab Expo 2025 pada 6-8 Agustus di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Pameran ini menghadirkan lebih dari 60 perusahaan dari 12 negara dan menargetkan 15.000 pengunjung.

"Pameran ini mempertemukan pelaku industri dengan akademisi, rumah sakit, distributor, importir, serta lembaga keuangan," ujar Daud D. Salim selaku Chief Executive Officer Krista Exhibitions, dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (31/7/2025).

Ketua Umum GAKESLAB INDONESIA, Rd. Kartono Dwidjosewojo, menambahkan bahwa rangkaian acara akan mencakup Rapat Kerja Nasional, seminar nasional, dan workshop. Selain itu, juga akan diadakan sesi konsultasi regulasi terkait alat kesehatan.

Pameran ini juga didukung oleh berbagai kementerian seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, serta LKPP. Beragam asosiasi rumah sakit dan profesi medis juga turut mendukung acara ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.