Protes Kontrak dengan Israel, 18 Orang Ditangkap di Kantor Microsoft Washington

AKURAT.CO Sebanyak 18 orang, termasuk karyawan saat ini dan mantan karyawan Microsoft, ditangkap oleh polisi di kantor perusahaan di Redmond, Washington. Mereka menggelar protes dua hari berturut-turut menentang kontrak Microsoft dengan pemerintah dan militer Israel.
Kelompok protes bernama "No Azure for Apartheid" menuntut Microsoft memutus hubungan bisnis dengan Israel. Mereka menuduh teknologi Microsoft, khususnya platform cloud Azure, digunakan untuk pengawasan, kelaparan, dan pembunuhan warga Palestina di Gaza.
Pada hari kedua protes, para pengunjuk rasa menodai papan bertuliskan logo Microsoft dengan cat merah, simbol darah, dan memblokir jembatan pejalan kaki menggunakan meja dan kursi yang diduga dicuri dari vendor lokal. Dilansir oleh The Verge pada Kamis (21/8/2025), polisi menyatakan beberapa peserta menjadi agresif saat diminta meninggalkan area.
Microsoft menanggapi dengan pernyataan bahwa pihaknya menghormati standar hak asasi manusia dan sedang melakukan tinjauan menyeluruh atas tuduhan baru terkait penggunaan teknologi mereka di Israel. Perusahaan juga mengutuk perilaku vandalisme dan gangguan bisnis yang terjadi selama protes.
Tidak ada korban luka yang dilaporkan dalam penangkapan tersebut, namun ketegangan antara Microsoft dan para karyawan yang menentang keterlibatan perusahaan di Israel terus berlanjut, bahkan setelah beberapa karyawan dipecat akibat aksi protes sebelumnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






