Komdigi Tegaskan Klaim Sertifikat Elektronik Bisa Jual Tanah Diam-Diam Hoaks!

AKURAT.CO Beredar sebuah video di media sosial Instagram yang mengajak masyarakat menolak penggunaan sertifikat elektronik. Video tersebut menuding bahwa sertifikat elektronik memungkinkan tanah masyarakat dijual tanpa sepengetahuan pemiliknya.
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan klaim tersebut tidak benar. Melalui akun Instagram resminya @kementerian.atrbpn, ATR/BPN menyebut informasi itu adalah hoaks.
Menurut penjelasan ATR/BPN, sertifikat elektronik justru hadir untuk mempersempit ruang gerak mafia tanah. Teknologi enkripsi yang digunakan membuat data kepemilikan tanah tidak bisa dipalsukan.
LSertifikat elektronik sudah tidak bisa lagi dipalsukan karena dilindungi oleh teknologi enkripsi. Data kepemilikan tanah disandikan dan hanya bisa diakses oleh pihak berwenang atau yang memiliki izin," tulis Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam keterangan resminya, dikutip Senin (1/9/2025).
Selain itu, sistem digital yang terintegrasi dengan ATR/BPN juga meminimalisir risiko kehilangan atau kerusakan dokumen. Dengan begitu, sertifikat tetap aman meskipun tidak lagi berbentuk fisik.
Penerapan sertifikat elektronik diharapkan dapat meningkatkan kepastian hukum bagi pemilik tanah. Upaya ini juga menjadi bagian dari modernisasi layanan pertanahan yang lebih transparan dan efisien.
Komdigi pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang beredar tanpa sumber jelas. Sertifikat elektronik ditegaskan memberikan perlindungan lebih kuat bagi hak atas tanah warga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








