AS Batasi Pengiriman Chip TSMC ke Cina di Tengah Persaingan Teknologi

AKURAT.CO Pemerintah Amerika Serikat mencabut izin Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) untuk mengirimkan peralatan penting dari AS ke Cina tanpa batasan. Kebijakan baru ini akan berlaku mulai 31 Desember 2025.
Kebijakan tersebut mengikuti keputusan serupa yang lebih dulu diterapkan pada Samsung dan SK Hynix. Dengan aturan baru ini, pengiriman chip TSMC ke Cina ke depan wajib melalui lisensi ekspor.
Kebijakan ini berpotensi memengaruhi produksi TSMC di pabrik Nanjing yang berfokus pada chip generasi lama. Namun, produksi chip tercanggih TSMC tetap berpusat di Taiwan dan Amerika Serikat.
Baca Juga: China Genjot Produksi Chip, Samsung dan SK hynix Tertekan
Dalam pernyataannya, TSMC menegaskan komitmen menjaga kelancaran operasi pabriknya di Nanjing. Perusahaan juga menyebutkan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah AS.
"Kami tetap berkomitmen penuh untuk memastikan operasi TSMC Nanjing yang tidak terganggu," tulis perusahaan, dikutip dari Euro News, Kamis (4/9/2025).
Keputusan Washington ini muncul di tengah memanasnya persaingan teknologi antara AS dan Cina. Kedua negara sama-sama berlomba mengembangkan inovasi semikonduktor dan teknologi canggih.
Meski begitu, belum jelas seberapa cepat lisensi ekspor akan diberikan, sehingga ada risiko penundaan pengiriman. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu rantai produksi chip global.
Sejumlah pengamat menilai, pembatasan ini bisa menjadi pedang bermata dua. Alih-alih melemahkan, kebijakan tersebut justru berpotensi mendorong percepatan inovasi di industri semikonduktor Cina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








