Pemerintah Berlakukan PP TUNAS, Lindungi Anak dari Konten Digital Berbahaya

AKURAT.CO Pemerintah memberlakukan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 atau PP TUNAS tentang perlindungan anak di ruang digital. Semua platform kini wajib menyediakan filter konten, verifikasi usia dan kontrol orang tua agar anak aman dan terlindungi.
"Anak-anak berhak tumbuh aman, sehat dan terlindungi," ujar Meutya Hafid selaku Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (10/10/2025).
PP TUNAS termasuk dalam tiga strategi pemerintah untuk mencetak generasi sehat, cerdas dan berkarakter. Dua strategi lainnya fokus pada gizi dan kesehatan melalui Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), serta penguatan karakter lewat lembaga budaya.
"Ruang digital tidak boleh mendominasi seluruh kehidupan anak. Mereka pun tetap harus bersentuhan dengan budaya dan pengalaman nyata," tambah Meutya.
Pemerintah menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan pelestarian budaya melalui literasi digital dan konten positif. Anak-anak tidak hanya terlindungi secara digital, tetapi juga belajar mencintai tanah air, menghargai kearifan lokal dan membangun karakter kebangsaan.
Tujuan akhirnya, anak Indonesia tumbuh aman di dunia digital dan sehat secara jasmani. Mereka juga dibekali identitas budaya yang kuat, mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







