Konten AI Kian Dominasi Media Sosial, Literasi Digital Jadi Tantangan Serius

AKURAT.CO Konten berbasis Artificial Intelligence (AI) kini berkembang pesat dan mulai menjadi arus utama di media sosial Indonesia. Teknologi ini digunakan di berbagai tahap produksi konten, mulai dari pencarian ide, penulisan naskah, pembuatan visual dan video, hingga distribusi konten dalam skala besar.
Masifnya adopsi AI mengubah cara kerja kreator, media dan pelaku usaha. Di satu sisi, AI membuka peluang efisiensi dan kreativitas baru, namun di sisi lain juga memunculkan risiko serius akibat rendahnya literasi digital dan minimnya pemahaman publik terhadap batasan serta etika penggunaan AI.
Tanpa pemahaman yang memadai, AI berpotensi disalahgunakan dan dianggap sebagai solusi instan. Kondisi ini membuat edukasi kritis tentang konten AI menjadi semakin penting untuk menjaga ekosistem digital tetap sehat dan bertanggung jawab.
Merespons situasi tersebut, komunitas Artificial Intelligence Indonesia (AICO) memperkenalkan buku berjudul 'Cara Bikin Konten AI'. Buku ini dirancang sebagai panduan praktis untuk membantu masyarakat memahami penggunaan AI secara bertanggung jawab dalam proses pembuatan konten.
Buku tersebut ditujukan bagi kreator konten, pekerja media, pelaku UMKM, pelajar, hingga masyarakat umum. Isinya membahas alur produksi konten dari tahap ide hingga hasil akhir, lengkap dengan contoh workflow dan pemanfaatan berbagai tools AI yang umum digunakan.
Co-Founder AICO, Tommy Teja, menilai dominasi konten AI akan semakin kuat mulai 2026. Menurutnya, algoritma platform media sosial saat ini sudah banyak dipengaruhi oleh konten berbasis AI.
"Kreator yang tidak beradaptasi berisiko tertinggal. Padahal, AI justru membuka peluang besar karena mampu menekan biaya produksi," ujar Tommy, dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (7/1/2026).
Ia menegaskan bahwa penerbitan buku Cara Bikin Konten AI merupakan upaya AICO untuk meningkatkan kesiapan masyarakat menghadapi perubahan teknologi. Buku tersebut diharapkan membantu publik memahami dan menggunakan AI secara lebih tepat.
"Kami ingin membantu UMKM, kreator konten, hingga individu dari berbagai latar belakang profesi agar mampu memanfaatkan AI secara optimal dan bertanggung jawab," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








