Google Cloud Gandeng Liberty Global, AI Gemini Tingkatkan Layanan TV dan Rumah Pintar

AKURAT.CO Google Cloud dan Liberty Global menjalin kemitraan strategis lima tahun untuk mempercepat transformasi digital di sektor telekomunikasi Eropa. Kolaborasi ini memperluas pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) pada layanan TV, rumah pintar dan layanan pelanggan.
Melalui kerja sama ini, Liberty Global akan mengintegrasikan model AI Gemini ke berbagai platform layanannya. Pelanggan pun dapat menikmati pengalaman TV yang lebih cerdas, pencarian konten yang lebih akurat, serta layanan pelanggan yang lebih responsif.
Dengan sekitar 80 juta koneksi di Eropa, Liberty Global memanfaatkan teknologi Google Cloud untuk meningkatkan skalabilitas jaringan dan keamanan data. Hal ini juga ditujukan untuk mendorong efisiensi operasional layanan.
Kedua perusahaan menjajaki peluang menjalankan layanan cloud di pusat data Liberty Global. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan pelanggan yang terus meningkat.
Baca Juga: Satu Prompt ke AI Gemini Setara Menonton TV 9 Detik
Kolaborasi ini memperluas kerja sama sebelumnya, termasuk pada portofolio bisnis seperti Atlas Edge, Formula E dan Liberty Blume. Google Cloud kini menjadi mitra utama sekaligus mitra AI resmi Formula E, menegaskan upaya inovasi teknologi.
Kemitraan ini berfokus pada peningkatan nilai pelanggan berbasis AI, optimalisasi cloud dan penciptaan peluang bisnis baru. Model Gemini diterapkan pada platform Horizon TV untuk menghadirkan pengalaman yang lebih personal dan interaktif.
Di sisi operasional, kedua perusahaan akan mengembangkan jaringan telekomunikasi yang lebih otonom melalui teknologi AI. Sistem ini mampu mendeteksi masalah secara proaktif dan mengurangi kebutuhan intervensi manual, sehingga kualitas layanan menjadi lebih andal.
Liberty Global dan Google Cloud membidik peluang pertumbuhan di segmen usaha kecil dan menengah (UKM). Kolaborasi ini mencakup solusi cloud, keamanan siber dan layanan AI untuk memperluas pasar serta menciptakan sumber pendapatan baru.
"Dengan memanfaatkan kekuatan AI dan teknologi cloud, kami tidak hanya memodernisasi infrastruktur kami tetapi juga menciptakan peluang pendapatan dan produk baru," ujar Mike Fries selaku CEO Liberty Global, dikutip dari The Fast Mode, Kamis (5/2/2026).
Integrasi AI dan cloud dalam skala besar menjadikan kerja sama ini pendorong penting transformasi digital telekomunikasi di Eropa. Kolaborasi tersebut juga meningkatkan kualitas layanan sekaligus membuka peluang bisnis baru di era digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







