Akurat Logo

Samsung Setop Aplikasi Pesan Bawaan, Pengguna Galaxy Wajib Beralih Sebelum Juli 2026

Winna Wandayani | 10 April 2026, 15:04 WIB
Samsung Setop Aplikasi Pesan Bawaan, Pengguna Galaxy Wajib Beralih Sebelum Juli 2026
Aplikasi Pesan Samsung (Samsung.com)

AKURAT.CO Samsung memastikan akan menghentikan aplikasi Pesan Samsung dalam waktu dekat. Kebijakan ini menandai perubahan besar dalam strategi aplikasi bawaan di perangkat Galaxy.

Samsung mengumumkan penghentian layanan tersebut melalui pemberitahuan resmi di situsnya. Informasi ini sekaligus menjadi konfirmasi bahwa aplikasi pesan bawaan itu tidak akan lagi dikembangkan.

Dalam pengumuman tersebut, Samsung menetapkan batas akhir layanan pada Juli 2026. Artinya, pengguna hanya memiliki waktu sekitar tiga bulan untuk bersiap sebelum aplikasi benar-benar dihentikan.

"Aplikasi Samsung Messages akan dihentikan pada Juli 2026," tulis Samsung dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (9/4/2026).

Setelah melewati tenggat waktu, aplikasi kemungkinan akan dihapus dari Galaxy Store dan Play Store. Pengguna tidak lagi bisa mengunduhnya di perangkat baru.

Sebagai pengganti, Samsung menyarankan pengguna beralih ke Google Messages. Aplikasi ini akan menjadi solusi utama untuk kebutuhan SMS dan RCS di perangkat Galaxy.

Proses perpindahan tergolong mudah dan tidak memerlukan cara teknis rumit. Pengguna cukup mengunduh aplikasi lalu menetapkannya sebagai aplikasi pesan default.

Baca Juga: Samsung Galaxy A57 2026 dan Galaxy A37 5G Rilis Global, Bawa AI ke Kelas Menengah

Setelah diatur, seluruh fungsi pesan akan dialihkan ke Google Messages. Pengalaman penggunaan juga akan langsung menyesuaikan dengan fitur yang tersedia di aplikasi tersebut.

Namun, tidak semua perangkat akan langsung kehilangan akses ke aplikasi lama. Perangkat dengan Android 11 atau versi lebih lama masih bisa menjalankan Pesan Samsung.

Contohnya, ponsel seperti Samsung Galaxy S9 dan Samsung Galaxy Note 9 tetap mendukung aplikasi tersebut. Hal ini kemungkinan karena keterbatasan kompatibilitas dengan aplikasi terbaru.

Sinyal penghentian ini sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa waktu lalu. Samsung secara bertahap mulai mengurangi peran aplikasi pesan buatannya sendiri.

Sejak 2025, banyak perangkat Galaxy baru yang langsung menggunakan Google Messages sebagai default. Bahkan pada seri terbaru, aplikasi Pesan Samsung sudah tidak lagi disertakan.

Hal ini berkaitan dengan adopsi teknologi RCS yang lebih luas. Google Messages menawarkan dukungan RCS tanpa bergantung pada operator seluler.

Sebaliknya, aplikasi lama Samsung masih bergantung pada dukungan jaringan operator. Hal ini membuat pengalaman pengguna tidak konsisten di berbagai wilayah.

Selain itu, Google Messages membawa fitur tambahan berbasis AI dan keamanan. Termasuk di dalamnya deteksi penipuan, sinkronisasi lintas perangkat dan berbagi lokasi real-time.

Keputusan ini mencerminkan arah baru Samsung dalam menyederhanakan ekosistemnya. Fokus kini bergeser pada integrasi layanan global yang lebih seragam dan kaya fitur.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.