Kenaikan Harga YouTube Premium 2026, Ini Rincian Paket dan Biayanya

AKURAT.CO Harga langganan YouTube Premium di Amerika Serikat telah mengalami kenaikan pertama sejak tahun 2023, mengikuti tren penyesuaian tarif oleh platform streaming global lainnya.
Kenaikan ini bervariasi antara US$1 hingga US$4, tergantung pada jenis paket langganan yang dipilih.
Pelanggan baru langsung dikenakan tarif yang telah diperbarui, sementara pelanggan lama akan merasakan dampaknya pada siklus penagihan berikutnya, dengan pemberitahuan melalui email setidaknya 30 hari sebelumnya.
Rincian Kenaikan Harga YouTube Premium dalam Rupiah
Kenaikan harga YouTube Premium ini mencakup berbagai paket di Amerika Serikat, dengan konversi ke Rupiah menggunakan nilai tukar rata-rata US Dollar ke Rupiah Indonesia pada April 2026, yaitu sekitar Rp 17.159 per US$.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Mobil Listrik Terbaik untuk Perjalanan Jauh 2026, Irit dan Tangguh
Google menyatakan bahwa penyesuaian harga ini bertujuan untuk mempertahankan kualitas layanan dan fitur-fitur yang disukai pengguna, seperti tampilan tanpa iklan, pemutaran di latar belakang, dan akses ke perpustakaan YouTube Music yang luas.
1. Paket Individu
Harga Baru: Paket individu YouTube Premium kini dibanderol US$15,99 per bulan. Dengan kurs rata-rata April 2026, harga ini setara dengan sekitar Rp 274.332.
Kenaikan: Harga ini naik sebesar US$2 dari harga sebelumnya yang sebesar US$13,99. Kenaikan ini setara dengan sekitar Rp 34.318.
Harga Sebelumnya: Harga lama sebesar US$13,99 setara dengan sekitar Rp 239.000.
2. Paket Keluarga
Harga Baru: Paket keluarga mengalami kenaikan menjadi US$26,99 per bulan. Ini setara dengan sekitar Rp 463.090.
Kenaikan: Kenaikan harga paket keluarga adalah sebesar US$4 dari tarif sebelumnya. Ini merupakan kenaikan terbesar dan setara dengan sekitar Rp 68.636.
Harga Sebelumnya: Tarif lama paket keluarga adalah US$22,99 per bulan. Harga lama ini setara dengan sekitar Rp 393.000.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






