Microsoft Ubah Sistem Update Windows Setelah 15 Tahun, Pengguna Diminta Segera Update

AKURAT.CO Microsoft merilis pembaruan keamanan terbaru Windows dengan perbaikan besar, termasuk delapan celah kritis. Update ini juga menutup satu kerentanan zero-day yang sudah aktif dieksploitasi.
Perusahaan mengimbau seluruh pengguna PC segera melakukan pembaruan sistem. Cara ini penting untuk mencegah potensi serangan siber yang memanfaatkan celah keamanan.
Bagi pengguna Windows 11, proses update dapat dilakukan dengan mudah melalui Windows Update. Sistem akan mengunduh dan memasang pembaruan secara otomatis jika fitur tersebut aktif.
Sementara itu, pengguna Windows 10 perlu memastikan perangkat masih mendapatkan dukungan tambahan. Microsoft mengarahkan pengguna untuk berlangganan Extended Security Updates (ESU).
"Mulai April 2026, aplikasi Keamanan Windows menampilkan informasi tambahan tentang status pembaruan sertifikat Boot Aman di perangkat Anda," tulis Microsoft di laman resminya, dikutip Kamis (16/4/2026).
Informasi tersebut bisa diakses melalui menu Keamanan perangkat pada sistem. Fitur ini membantu pengguna memahami kondisi keamanan perangkat mereka secara langsung.
Perubahan ini berkaitan dengan rencana Microsoft menghentikan sertifikat Secure Boot lama. Sertifikat yang telah digunakan sekitar 15 tahun itu akan kedaluwarsa pada Juni 2026.
Sebagai gantinya, Microsoft mendistribusikan sertifikat Secure Boot versi 2023 melalui pembaruan sistem. Pengguna perlu memastikan sertifikat baru sudah terpasang agar perangkat tetap terlindungi.
Sistem kini juga menampilkan indikator warna untuk memudahkan pemantauan status keamanan. Ikon hijau, kuning, atau merah menunjukkan kondisi Secure Boot pada perangkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







