Samsung Rilis Galaxy Tab A11+ Kids Edition, Tablet Anak dengan Fitur Keamanan Lengkap

AKURAT.CO Samsung meluncurkan Galaxy Tab A11+ Kids Edition di Amerika Serikat sebagai tablet anak dengan pengalaman digital yang lebih aman. Perangkat ini ditujukan bagi keluarga yang ingin memberi akses teknologi sekaligus menjaga keamanan anak saat online.
Tablet ini mengandalkan ekosistem Galaxy dengan tambahan fitur khusus untuk anak. Orang tua dibekali kontrol penuh untuk mengatur waktu penggunaan, memilih aplikasi, serta menyaring konten yang bisa diakses.
Proses pengaturannya dibuat sederhana dan cepat. Dalam beberapa langkah, orang tua sudah dapat menyesuaikan perangkat sesuai kebutuhan anak dan preferensi keluarga.
Secara perangkat keras, versi Kids Edition tidak berbeda jauh dari Galaxy Tab A11+ reguler. Perbedaan utamanya terletak pada fitur pembatas berbasis software yang dirancang untuk mencegah akses bebas ke internet.
Meski demikian, harga tablet ini lebih tinggi dibanding versi standar. Hal ini mencerminkan tambahan fitur keamanan serta paket aksesori yang lebih ramah anak.
Dari sisi spesifikasi, Galaxy Tab A11+ Kids Edition dibekali layar 11 inci dengan resolusi 1920 x 1200 dan refresh rate 90Hz. Untuk audio, Samsung menyematkan empat speaker dengan dukungan Dolby Atmos.
Dikutip dari laman resmi Samsung, Rabu (22/4/2026), perangkat ini juga masih mempertahankan jack headphone 3,5 mm. Sementara itu, baterai berkapasitas 7.040mAh diklaim mampu memutar video hingga 15 jam dalam sekali pengisian.
Tablet ini mendukung pengisian cepat 25W untuk menunjang mobilitas penggunaan. Kapasitas penyimpanan internalnya mencapai 128GB dan dapat diperluas hingga 1TB melalui microSD.
Samsung membanderol Galaxy Tab A11+ Kids Edition di harga US$349,99 (sekitar Rp5,9 jutaan) di pasar AS. Produk ini hadir dalam warna abu-abu klasik dengan pilihan casing warna-warni yang dirancang khusus untuk anak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sejumlah ilmuwan AS yang Terlibat Pengembangan Penangkal Nuklir dan Teknologi Antariksa Hilang Misterius
- 2Cara Daftar PHTC 2026: Syarat Lengkap, Link Resmi, dan Tips Lolos Seleksi
- 3Iran Keluarkan Pernyataan Resmi Menolak Perundingan Baru dengan Amerika Serikat
- 4Kenapa Ikan Sapu-sapu Dimusnahkan? Ini Bahaya dan Dampaknya bagi Lingkungan
- 5Pembukaan Sebagian Wilayah Udara Dimulai, AS Minta Warganya Segera Tinggalkan Iran
- 6Warga Amerika: Demensia Trump Makin Parah, Pernyataan-pernyataannya Makin Aneh!
- 7Bernie Sanders Kalah, Senat AS Tolak Dua Resolusi Blokir Penjualan Senjata ke Israel
- 8Setelah Kyiv Memperbaiki Pipa Minyak dari Rusia, Hungaria Akan Cabut Larangan atas Pinjaman Uni Eropa untuk Ukraina
- 9Tumbuh 8,2 Persen, Realisasi Investasi Hilirisasi Capai Rp147,5 Triliun di Triwulan Pertama 2026
- 10Jaminan Sosial Pekerja Rumah Tangga Adalah Hak, Bukan Pilihan





