Kemhan Resmi Ambil Alih Pengelolaan Taman Makam Pahlawan

AKURAT.CO Kementerian Pertahanan (Kemhan) resmi mengelola secara penuh Taman Makan Pahlawan (TMP), sesuai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Kementerian Sosial (Kemensos) pada 2 April 2026.
Kebijakan ini menunjukan langkah pemerintah untuk mengintegrasikan pengelolaan TMP, yang selama ini terbagi antara dua kementerian.
Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kemhan, Laksda TNI Sri Yanto, menjelaskan pengalihan TMP hanya mencakup pengelolaan makam dengan tujuan meletarikan nilai-nilai kepahlawanan. Sedangkan terkait tanda jasa dan kehormatan, tetap menjadi wewenang Kemensos.
Baca Juga: Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Tutup Usia, Dimakamkan di TMP Kalibata Besok
"Pengelolaan Taman Makam Pahlawan akan dialihkan dari Kementerian Sosial kepada Kementerian Pertahanan. Tujuannya adalah melestarikan nilai-nilai kepahlawanan yang nantinya itu akan bisa ditransfer melalui kegiatan bela negara dan sebagainya," kata dia saat ditemui di Kantor Kemhan, Kamis (23/4/2026).
Selama ini, pengelolaan TMP dilakukan secara terpisah di mana aspek pemakaman berada di bawah Kemensos, sedangkan kegiatan protokoler dilaksanakan oleh TNI. Sekalipun pengelolaan selama ini sudah berjalan baik, namun perlu penyatuan sistem agar lebih sederhana dan lebih efektif.
"Di lapangan pengelolaan saat ini protokolernya dilakukan oleh TNI, pengelolaan makamnya oleh Kementerian Sosial. Itu biar lebih terintegrasi," ujarnya.
Ke depan, Kemhan akan mendorong TMP tidak hanya sebagai tempat pemakaman, namun juga sebagai ruang edukasi publik. Hal ini sebagai upaya pemerintah untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap TMP.
"Kita ingin membikin TMP itu bukan sesuatu yang menakutkan tetapi sesuatu yang membanggakan. Dari situ bisa dieksplor bahwa jasa-jasa pahlawannya bisa diketahui oleh masyarakat," jelasnya.
Baca Juga: Prabowo Pimpin Upacara Pemakaman Try Sutrisno di TMP Kalibata
Menurutnya, kebanggaan terhadap pahlawan dan sejarah bangsa diharapkan dapat memperkuat kesadaran bela negara. Sebagai langkah awal, Kemhan akan melakukan revitalisasi TMP dan menambah fasilitas edukasi.
"Substansinya yang paling gampang tadi, merevitalisasi Taman Makam Pahlawan, kemudian memberikan site-site yang nanti bisa digunakan untuk pembelajaran. Ketika masyarakat bangga dengan pahlawannya, bangga dengan sejarahnya, akan berakhir dengan bangga dengan bangsanya," tambahnya
Meski telah terdapat MoU, namun pengalihan penuh masih menunggu perubahan undang-undang yang menjadi dasar hukum. Maka saat ini, pengelolaan TMP masih dilakukan bersama antara Kemhan dan Kemensos.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









