Pluang Luncurkan Saham Indonesia, Akses 950+ Emiten BEI Kini di Satu Aplikasi

AKURAT.CO Platform investasi multi-aset Pluang resmi menghadirkan fitur Saham Indonesia, memperluas layanan investasi yang sebelumnya mencakup saham Amerika Serikat, kripto, emas digital, hingga reksa dana.
Peluncuran ini menjadi langkah strategis perusahaan untuk menyatukan akses pasar global dan domestik dalam satu aplikasi investasi.
Dengan fitur baru ini, pengguna dapat memperdagangkan lebih dari 950 saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, termasuk emiten besar seperti BBCA, BBRI, BREN, dan GOTO.
Inovasi ini muncul di tengah tren meningkatnya minat investasi masyarakat Indonesia. Banyak investor ritel masih harus menggunakan beberapa aplikasi berbeda untuk mengelola portofolio saham lokal, saham global, hingga aset kripto.
Dengan menghadirkan seluruh instrumen tersebut dalam satu ekosistem, Pluang berupaya menyederhanakan pengalaman investasi sekaligus memperluas peluang diversifikasi aset bagi pengguna.
Platform ini juga menargetkan jutaan investor baru yang mulai aktif di pasar modal domestik dalam beberapa tahun terakhir.
Integrasi Investasi Global dan Domestik dalam Satu Platform
Melalui fitur Saham Indonesia, pengguna Pluang kini dapat mengakses lebih dari 950 saham yang terdaftar di BEI tanpa perlu berpindah aplikasi. Sistem portofolio terpadu memungkinkan investor melakukan rebalancing dari saham Amerika Serikat atau aset kripto ke saham domestik secara instan.
Perusahaan juga menawarkan beberapa insentif untuk menarik investor baru. Salah satunya berupa bonus saham hingga Rp300.000 bagi pengguna yang menyelesaikan proses top-up dan transaksi saham Indonesia. Selain itu, Pluang menghadirkan promo 0% trading fee dengan syarat dan ketentuan tertentu.
"Selama ini, ada jarak antara pasar modal domestik dan peluang diversifikasi global. Kami hadir untuk menutup kesenjangan (close the gap) itu," ujar Claudia Kolonas, Co-Founder Pluang.
"Dengan menghadirkan produk Saham Indonesia langsung pada satu aplikasi, kami tidak hanya menambah akses diversifikasi, tapi kami membangun infrastruktur di mana 13 juta pengguna terdaftar kami dapat mengelola seluruh masa depan finansial mereka dalam satu genggaman. Ini adalah standar baru bagi Super-App investasi di Asia Tenggara."
Momentum Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia
Peluncuran fitur ini terjadi di saat pasar modal Indonesia mengalami pertumbuhan investor yang signifikan. Penyesuaian bobot indeks global oleh MSCI, yang menekankan kriteria free float minimal 15%, diperkirakan akan meningkatkan likuiditas perdagangan saham domestik.
Data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia menunjukkan jumlah Single Investor Identification (SID) melonjak 37% hingga menembus lebih dari 20 juta investor pada akhir 2025. Tren ini menandakan semakin besarnya peran investor ritel dalam menopang stabilitas pasar modal nasional.
“Di tengah gelombang baru ini, partisipasi investor ritel akan menjadi penentu utama stabilitas pasar. Pluang hadir untuk menjembatani partisipasi tersebut dengan menyediakan infrastruktur yang lebih inklusif, memudahkan jutaan investor baru untuk masuk ke pasar ekuitas domestik secara aman dan efisien,” tambah Claudia.
Selain ekspansi produk, Pluang menegaskan komitmennya pada keamanan dan kepatuhan regulasi. Layanan di dalam ekosistemnya berada di bawah pengawasan regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, dan Bank Indonesia.
Langkah integrasi investasi global dan domestik ini berpotensi mempercepat adopsi investasi digital di Indonesia. Bagi investor ritel, kemudahan akses dalam satu aplikasi bisa menjadi faktor penting dalam membangun portofolio jangka panjang.
Jika tren pertumbuhan investor terus berlanjut, platform investasi terpadu seperti Pluang berpeluang menjadi pemain kunci dalam membentuk ekosistem wealth-tech di Asia Tenggara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Setelah Kyiv Memperbaiki Pipa Minyak dari Rusia, Hungaria Akan Cabut Larangan atas Pinjaman Uni Eropa untuk Ukraina
- 2Kunci Jawaban Modul 3.7 Cinta Allah dan Rasul-Nya Bagian 7 dalam Pelatihan Pintar Kemenag
- 3Sustainability Industri Semen: Strategi Semen Merah Putih Ubah Tekanan Jadi Pertumbuhan
- 4Iran Keluarkan Pernyataan Resmi Menolak Perundingan Baru dengan Amerika Serikat
- 5Kisah Kurir Perempuan Lion Parcel: Bukti Nyata Emansipasi di Industri Logistik Indonesia
- 6MR D.I.Y. dan Rekosistem Resmikan Waste Station MRT Blok M, Solusi Nyata Atasi Krisis Sampah Jakarta?
- 7Pembukaan Sebagian Wilayah Udara Dimulai, AS Minta Warganya Segera Tinggalkan Iran
- 8Proyek Rp501 Miliar di Bengkulu Ngebut, Begini Peran PTPP dalam Percepatan Pendidikan
- 9Golkar Dukung Arahan Presiden Prabowo, Prioritaskan MBG untuk Anak Kurang Gizi
- 10KPK: Banyak PIHK Kembalikan Uang Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji






