Akurat Logo

Perkembangan 5G Global Mulai Melambat, Operator Fokus Cari Untung

Winna Wandayani | 7 Mei 2026, 17:32 WIB
Perkembangan 5G Global Mulai Melambat, Operator Fokus Cari Untung
Ilustrasi 5G (Freepik)

AKURAT.CO Teknologi 5G terus berkembang di berbagai negara, tetapi pertumbuhannya mulai melambat. Operator telekomunikasi kini tidak lagi hanya fokus memperluas jaringan.

Setelah gencar membangun infrastruktur beberapa tahun terakhir, operator mulai mencari keuntungan dari investasi yang sudah dikeluarkan. Kondisi ini terjadi karena biaya pembangunan jaringan 5G tergolong sangat besar.

5G belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi awal industri. Banyak konsumen juga merasa perbedaan antara 5G dan 4G belum terlalu signifikan untuk penggunaan sehari-hari, sebagaimana dikutip dari Bloomberg, Kamis (6/5/2026).

Operator seluler mulai kesulitan mendapatkan pendapatan besar dari layanan 5G. Pasalnya, belum banyak pelanggan yang mau membayar lebih mahal untuk layanan tersebut.

Dikutip dari Business Insider, mayoritas pengguna masih memakai internet untuk aktivitas biasa seperti streaming video, media sosial dan gaming. Karena itu, banyak konsumen merasa 4G sebenarnya masih cukup untuk kebutuhan harian.

Sementara itu, operator mulai mengubah strategi bisnis 5G. Fokusnya kini bukan hanya memperluas jaringan, tetapi juga mencari sumber pendapatan baru seperti internet rumah berbasis 5G dan layanan industri.

Kondisi tersebut juga terasa di Indonesia. Meski sudah hadir sejak 2021, jaringan 5G masih terbatas dan mayoritas pengguna masih merasa 4G cukup untuk kebutuhan harian.

Meski begitu, industri telekomunikasi tetap percaya 5G akan menjadi fondasi teknologi masa depan, terutama untuk kecerdasan buatan (AI), smart factory, kendaraan pintar dan internet of things (IoT).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.