Perkembangan 5G Global Mulai Melambat, Operator Fokus Cari Untung

AKURAT.CO Teknologi 5G terus berkembang di berbagai negara, tetapi pertumbuhannya mulai melambat. Operator telekomunikasi kini tidak lagi hanya fokus memperluas jaringan.
Setelah gencar membangun infrastruktur beberapa tahun terakhir, operator mulai mencari keuntungan dari investasi yang sudah dikeluarkan. Kondisi ini terjadi karena biaya pembangunan jaringan 5G tergolong sangat besar.
5G belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi awal industri. Banyak konsumen juga merasa perbedaan antara 5G dan 4G belum terlalu signifikan untuk penggunaan sehari-hari, sebagaimana dikutip dari Bloomberg, Kamis (6/5/2026).
Operator seluler mulai kesulitan mendapatkan pendapatan besar dari layanan 5G. Pasalnya, belum banyak pelanggan yang mau membayar lebih mahal untuk layanan tersebut.
Dikutip dari Business Insider, mayoritas pengguna masih memakai internet untuk aktivitas biasa seperti streaming video, media sosial dan gaming. Karena itu, banyak konsumen merasa 4G sebenarnya masih cukup untuk kebutuhan harian.
Sementara itu, operator mulai mengubah strategi bisnis 5G. Fokusnya kini bukan hanya memperluas jaringan, tetapi juga mencari sumber pendapatan baru seperti internet rumah berbasis 5G dan layanan industri.
Kondisi tersebut juga terasa di Indonesia. Meski sudah hadir sejak 2021, jaringan 5G masih terbatas dan mayoritas pengguna masih merasa 4G cukup untuk kebutuhan harian.
Meski begitu, industri telekomunikasi tetap percaya 5G akan menjadi fondasi teknologi masa depan, terutama untuk kecerdasan buatan (AI), smart factory, kendaraan pintar dan internet of things (IoT).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







