Akurat Logo

Spotify Hadirkan Fitur AI untuk Bikin Podcast dan Tanya Jawab Interaktif

Winna Wandayani | 24 Mei 2026, 21:09 WIB
Spotify Hadirkan Fitur AI untuk Bikin Podcast dan Tanya Jawab Interaktif
Spotify (Spotify.com)

AKURAT.CO Spotify mulai memperluas penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) di platformnya. Perusahaan kini menghadirkan fitur pembuatan podcast personal berbasis AI untuk pengguna.

Sebelumnya, Spotify dikenal sebagai platform untuk mendengarkan podcast dari kreator lain. Kini, pengguna juga bisa membuat podcast sendiri hanya dengan memasukkan ide atau perintah tertentu.

Awal bulan ini, Spotify merilis alat berbasis command-line di GitHub untuk Claude Code dan Codex. Tools tersebut membantu pengguna membuat podcast otomatis dan menyimpannya ke library Spotify pribadi.

Spotify menyebut fitur pembuatan podcast nantinya akan hadir langsung di dalam aplikasi. Pengguna juga dapat menjadwalkan podcast harian atau mingguan sesuai topik yang diminati.

Contohnya, pengguna bisa meminta rangkuman berita kota setiap pagi atau informasi konser artis favorit. Selain itu, pengguna juga dapat meminta penjelasan singkat tentang topik tertentu dalam format podcast.

Untuk membuat podcast lebih personal, Spotify mendukung tambahan link, file PDF, hingga teks sebagai sumber materi. Pengguna pun bisa memilih suara AI khusus untuk membacakan konten podcast tersebut.

Hal ini membuat Spotify mulai memasuki tren podcast personal berbasis AI. Konsep tersebut sebelumnya sudah lebih dulu populer lewat layanan seperti NotebookLM dan ElevenLabs.

Spotify juga memperkenalkan aplikasi desktop baru bernama Studio by Spotify Labs. Aplikasi ini dapat terhubung dengan email dan kalender pengguna untuk membuat briefing informasi yang dipersonalisasi.

Di sisi lain, Spotify mulai meluncurkan fitur AI-powered Q&A untuk pelanggan Premium. Fitur ini saat ini tersedia bagi pengguna di Amerika Serikat, Swedia dan Irlandia.

Melalui fitur tersebut, pengguna bisa bertanya langsung terkait isi podcast yang sedang diputar. AI nantinya akan memberikan jawaban atau penjelasan mengenai topik yang dibahas dalam episode.

Pengguna juga bisa meminta rekomendasi podcast berdasarkan minat tertentu. Fitur baru ini melengkapi layanan pembuatan playlist podcast berbasis prompt yang dirilis Spotify pada April lalu.

Spotify menyebut jumlah pengguna yang menonton video podcast meningkat hingga 50 persen dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, perusahaan juga menghadirkan fitur monetisasi baru agar kreator dapat mengelola sponsor dan menawarkan konten eksklusif berbayar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.