Google Ubah Sistem Pembayaran Play Store, Harga Aplikasi Android Bisa Lebih Murah?

AKURAT.CO Google akan menghadirkan perubahan besar di Play Store mulai 30 Juni 2026 mendatang.
Pengguna Android di Amerika Serikat nantinya bisa menemukan opsi pembayaran selain Google Play Billing saat membeli aplikasi atau item digital.
Melalui kebijakan baru ini, pengembang diperbolehkan mengarahkan pengguna ke sistem pembayaran atau situs web milik mereka sendiri.
Baca Juga: Cara Melihat Sandi Akun Google Sendiri yang Lupa di HP dan Laptop, Mudah dan Cepat!
Langkah tersebut memberi pengembang lebih banyak fleksibilitas sekaligus mengurangi biaya yang selama ini dikenakan melalui sistem pembayaran Google.
Berpotensi Turunkan Harga
Google kini memisahkan biaya layanan dan biaya penagihan.
Biaya penagihan sebesar 5 persen hanya berlaku jika transaksi menggunakan Google Play Billing.
Jika pengembang memakai sistem pembayaran sendiri, biaya tersebut tidak dikenakan.
Kondisi ini berpotensi membuat pengembang menghemat biaya operasional. Namun, belum ada jaminan penghematan tersebut akan diteruskan kepada pengguna dalam bentuk harga yang lebih murah.
Dampak Gugatan Epic Games
Perubahan aturan ini merupakan dampak dari tekanan hukum yang berlangsung dalam beberapa tahun terakhir, termasuk gugatan dari Epic Games.
Pengadilan sebelumnya meminta Google membuka akses pembayaran alternatif di luar Play Store.
Karena itu, pengguna kini akan memiliki lebih banyak pilihan saat melakukan transaksi digital.
Tetap Ada Risikonya
Meski menawarkan kemungkinan harga lebih rendah, pembayaran melalui situs pengembang berarti pengguna tidak lagi sepenuhnya berada dalam sistem perlindungan Google Play.
Untuk itu, Google akan memberikan peringatan sebelum pengguna diarahkan ke platform eksternal.
Pada akhirnya, kebijakan baru ini membuka peluang terciptanya harga yang lebih kompetitif. Namun, apakah aplikasi Android benar-benar menjadi lebih murah akan bergantung pada keputusan masing-masing pengembang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









