Akurat Logo

OpenAI Perkenalkan Chip AI Pertama Jalapeno untuk Kurangi Ketergantungan pada Nvidia

Winna Wandayani | 25 Juni 2026, 18:35 WIB
OpenAI Perkenalkan Chip AI Pertama Jalapeno untuk Kurangi Ketergantungan pada Nvidia
CEO OpenAI Sam Altman dan CEO Broadcom Hock Tan (Openai.com)

AKURAT.CO OpenAI resmi memperkenalkan chip kecerdasan buatan (AI) pertamanya yang diberi nama Jalapeno. Prosesor khusus untuk kebutuhan inferensi AI ini dikembangkan bersama Broadcom sebagai bagian dari upaya perusahaan membangun infrastruktur AI yang lebih mandiri.

Chip tersebut dirancang khusus untuk menjalankan proses inferensi, yakni tahap saat model AI memberikan respons terhadap perintah pengguna. OpenAI menyebut model AI buatannya juga ikut membantu proses pengembangan Jalapeno.

Meski masih dalam tahap pengujian, hasil awal menunjukkan Jalapeno menawarkan efisiensi daya yang lebih baik dibandingkan chip AI sekelas yang tersedia saat ini. Peningkatan performa per watt ini diharapkan dapat menekan biaya operasional layanan AI.

Kolaborasi OpenAI dan Broadcom sebenarnya telah diumumkan pada Oktober lalu. Namun, kehadiran chip ini dinilai menjadi langkah penting OpenAI untuk mengurangi ketergantungannya terhadap GPU Nvidia yang selama ini mendominasi industri AI.

"OpenAI tidak hanya mengembangkan model perbatasan atau membangun produk di atasnya; itu merancang infrastruktur di bawahnya: arsitektur chip, kernel, sistem memori, jaringan, penjadwalan, sistem penyebaran dan pengalaman produk," tulis perusahaan dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (25/6/2026).

OpenAI menjelaskan Jalapeno difokuskan untuk menjalankan model AI secara real-time, termasuk model pemrograman seperti Codex. Sementara itu, pelatihan model AI berskala besar diperkirakan masih akan mengandalkan GPU Nvidia.

Perusahaan menilai efisiensi pada proses inferensi akan menjadi faktor penting dalam menekan biaya pengembangan dan operasional AI di masa depan. Bahkan penghematan kecil pada tahap ini dapat memberikan dampak besar terhadap efisiensi bisnis.

Selain mengembangkan model AI, OpenAI kini juga membangun seluruh lapisan infrastrukturnya, mulai dari arsitektur chip, sistem memori, jaringan, hingga platform deployment. Strategi tersebut diharapkan membuat layanan AI menjadi lebih cepat, andal dan terjangkau bagi pengguna.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.