9 Tahun Berkuasa, Jokowi Selesaikan 190 PSN Senilai Rp1.515,4 T

AKURAT.CO Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian mencatat sebanyak 190 Proyek Strategis Nasional (PSN) telah berhasil diselesaikan per 31 Desember 2023, dengan total nilai investasi mencapaiRp 1.515,4 triliun.
Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian, Wahyu Utomo mengatakan investasi PSN di Indonesia telah mencapai Rp1.500 triliun.
Namun, nilai tersebut sebenarnya lebih tinggi karena beberapa infrastruktur telah beroperasi sebagian, memberikan dampak ganda pada perekonomian.
Baca Juga: Menko Airlangga: Pemerintah Rampungkan 170 PSN Per Oktober 2023
"PSN yang sudah selesai Rp1.500 triliun, tapi ada juga infrastruktur yang sudah beroperasi sebagian dan masih dalam konstruksi itu ada nilainya juga. Jadi selama ini nggak hanya Rp1.500 triliun, lebih dari itu karena ada yang beroperasi sebagian dan telah memberikan multiplier effect," kata Wahyu dalam media briefing di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (7/2/2024).
Ditambahkan, capaian tersebut searah dengan Presiden Joko Widodo(Jokowi) yang menekankan urgensi percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan penekanan pada kelancaran proses pengadaan tanah serta penutupan keuangan dengan Kemitraan Pemerintah Badan Usaha (KPBU) dan sektor swasta.
Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran proyek dan mencegah kemungkinan proyek mangkrak di masa mendatang.
"Bapak presiden meminta agar PSN dipercepat dan dipastikan jangan ada proyek yang mangkrak. Oleh karenanya kita mendorong proses pengadaan tanah agar bisa dipercepat, kemudian proses finance closing dengan KPBU dan swasta kita pantau agar pembiayaannya terjamin sehingga akan terus berlanjut dan tidak ada proyek-proyek yang mangkrak," imbuh Wahyu.
Disebutkan Wahyu, dari sisi skor infrastruktur Indonesia saat ini sekitar 45% tergolong masih rendah. Di setiap negara, infrastruktur menurutnya sangat berkaitan erat dengan pembangunan ekonomi, sehingga dalam hal ini maka pembangunan infrastruktur di Indonesia juga harus didorong jika ingin menjadi negara maju.
"Makanya kenapa kita terus ingin mendorong agar infrastructure score kita bisa meningkat, sehingga pada tahun 2045 dimana kita Indonesia emas, jadi infrastrukturnya bisa mencapai 70 persen," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










