Akurat
Pemprov Sumsel

Momen Nataru 2025, Jasa Marga (JSMR) Siapkan 3 Ruas Tol Fungsional

Hefriday | 21 November 2024, 12:52 WIB
Momen Nataru 2025, Jasa Marga (JSMR) Siapkan 3 Ruas Tol Fungsional

AKURAT.CO PT Jasa Marga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan tiga ruas tol yang akan difungsionalkan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik pada libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, M. Agus Setiawan, pada Rabu (20/11/2024) di Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat.

Menurut Agus, ketiga ruas tol tersebut disiapkan untuk memperlancar pergerakan masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi selama musim liburan akhir tahun. "Mungkin kalau untuk di grupnya Jasa Marga kita ada tiga ruas tol yang kita siapkan untuk fungsional," ujar Agus.

Ruas tol pertama yang akan difungsionalkan adalah Tol Solo–Jogja–NYIA Kulon Progo segmen Klaten–Prambanan. Agus menjelaskan bahwa tol ini akan melanjutkan pembangunan yang sebelumnya sudah diresmikan hingga Klaten. 

"Jadi yang pertama ini menyambung yang kemarin sudah diresmikan sampai ke Klaten, itu nanti dari Klaten sampai Prambanan," ungkapnya. Dengan difungsionalkannya ruas ini, diharapkan perjalanan dari Klaten menuju Prambanan menjadi lebih lancar dan efisien, mengingat kedua kota tersebut merupakan destinasi wisata yang banyak dikunjungi selama liburan.
 
Baca Juga: 11,67 Juta Wisman Berkunjung ke RI Selama 2023, Didorong Momen Libur Nataru

Tol kedua yang akan difungsionalkan untuk mendukung liburan Natal dan Tahun Baru adalah Tol Probolinggo–Besuki, tepatnya seksi pertama yang mencakup segmen Gending–Kraksaan. Agus berharap, dengan dibukanya ruas tol ini, arus lalu lintas di wilayah Probolinggo dan sekitarnya akan lebih teratur dan lebih cepat, mengingat area tersebut sering mengalami kepadatan saat musim liburan.

Ruas tol ketiga yang akan difungsionalkan adalah Tol Jakarta–Cikampek (Japek) Selatan, yang menghubungkan Tol Cipularang sampai ke Gerbang Kutanegara. Namun, Agus menambahkan bahwa pengoperasian ruas tol ini akan bergantung pada kondisi di lapangan. 
 
"Untuk yang Japek Selatan ini nanti melihat kondisi apabila Tol Cipularang dengan Tol Jakarta-Cikampek itu sudah bisa memberikan pelayanan yang baik maka Tol Japek Selatan tidak dioperasikan," kata Agus. Dengan pengoperasian yang selektif, Jasa Marga berharap dapat meminimalisir kemacetan dan memastikan kenyamanan pengguna jalan.

Untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama liburan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jasa Marga, Badan Usaha Jalan Tol lainnya, kepolisian, serta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah berkomitmen untuk berkolaborasi. Menurut Wakil Menteri PU Diana Kususmastuti, sinergi antara berbagai instansi sangat penting untuk menciptakan kelancaran dan keamanan selama periode Natal dan Tahun Baru 2025.

Jasa Marga memprediksi bahwa puncak arus mudik pada liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 akan terjadi pada Sabtu, 21 Desember 2024. Pada tanggal tersebut, diperkirakan akan ada lonjakan volume kendaraan yang signifikan. Jasa Marga juga memprediksi bahwa kendaraan yang keluar dari Jakarta melalui empat gerbang tol utama akan mencapai lebih dari tiga juta kendaraan.

Jasa Marga memperkirakan bahwa kendaraan yang menuju arah timur akan keluar melalui GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama. Sementara itu, bagi masyarakat yang menuju arah selatan, terutama ke daerah Ciawi, Bogor, akan melintasi GT Ciawi. Sedangkan bagi yang menuju arah barat, tujuan utama adalah Merak dan melalui GT Cikupa. Keempat gerbang tol utama ini diharapkan dapat mengakomodasi kepadatan kendaraan dengan lebih efisien.

Jasa Marga memprediksi total kendaraan yang keluar Jakarta selama arus mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 akan mencapai sekitar 3.057.246 kendaraan. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 17,9% dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal. Meningkatnya jumlah kendaraan ini menjadi indikasi tingginya minat masyarakat untuk berlibur ke berbagai daerah selama periode liburan.

Selain arus mudik, Jasa Marga juga memproyeksikan adanya lonjakan kendaraan pada arus balik setelah liburan selesai. Diperkirakan sebanyak 3.002.175 kendaraan akan kembali ke Jakarta, dengan peningkatan sebesar 21,7% dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal. Peningkatan ini tentu saja akan menjadi tantangan tersendiri bagi Jasa Marga dan pihak terkait untuk mengelola kelancaran lalu lintas.

Untuk mengantisipasi kemungkinan kemacetan yang terjadi selama liburan, Jasa Marga bersama pihak terkait akan terus memonitor kondisi lalu lintas di lapangan. Selain itu, pengaturan arus lalu lintas melalui pemberlakuan sistem one way, contraflow, serta pengaturan di gerbang tol akan dilakukan jika diperlukan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik.

Kolaborasi antara berbagai pihak dan kesiapan jalan tol menjadi faktor penting untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik. Meskipun proyeksi volume kendaraan mengalami peningkatan signifikan, Jasa Marga berharap bahwa dengan pengaturan yang baik, masyarakat dapat menikmati liburan dengan lancar dan aman.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa