HMTP Pastikan Pembangunan Trans Papua Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat Papua

AKURAT.CO Manajemen PT Hutama Karya (Persero) dan PT Hutama Mambelim Trans Papua (HMTP), Badan Usaha Pelaksana (BUP) yang dibentuk oleh Konsorsium antara Hutama Karya dan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) melakukan manajemen walk-through bersama dengan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Papua – Papua Pegunungan, Denny Firmansyah; PPK Trans Papua, Febryan Nurdiansyah; Direktur Operasi I Hutama Karya, Agung Fajarwanto; Plt. Direktur HMTP, Kun Hartawan dan EVP QHSSE Hutama Karya, Andung Damar Sasongko pada Selasa (3/2/2026).
Manajemen walk-through ini dilakukan dalam rangka memastikan progres pembangunan Proyek Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Pembangunan Jalan Trans Papua Ruas Jayapura – Wamena Segmen Mamberamo – Elelim di Provinsi Papua Pegunungan (Proyek KPBU Trans Papua) berjalan sesuai rencana.
“Kunjungan ke site ini merupakan agenda untuk memastikan bahwa pekerjaan proyek berjalan efektif, mengingat jalan ini merupakan akses penting masyarakat yang melintas dari Jayapura menuju Wamena dan sebaliknya. Maka, penting bagi kita selalu menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan di saat masa pengerjaan proyek berlangsung.” ujar Denny Firmansyah.
Baca Juga: Buka Blokade Jalan Trans Papua, Polisi Keluarkan Tembakan
Kegiatan management walk-through ini difokuskan pada peninjauan langsung proses operasional pasca nataru dengan memastikan kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan di lapangan.
Adapun kegiatan ini diawali dengan peninjauan langsung pelaksanaan pekerjaan galian sepanjang koridor proyek, dimulai dari STA 0+000 sebagai titik awal hingga STA 50+140 sebagai titik akhir. Peninjauan ini dilakukan untuk mengevaluasi progres fisik, metode kerja yang diterapkan, kesiapan alat, serta potensi risiko teknis yang memerlukan penanganan segera.
Selain itu, dilakukan peninjauan pemenuhan Indikator Kinerja Jalan (IKJ) selama Masa Konstruksi untuk memastikan bahwa aspek pelayanan jalan, keselamatan, dan keberlanjutan infrastruktur telah menjadi bagian integral dari pelaksanaan konstruksi.
Direktur Operasi I Hutama Karya, Agung Fajarwanto menekankan pentingnya keterlibatan langsung manajemen dalam memastikan standar mutu pengerjaan. Ia menyatakan bahwa kehadiran perusahaan di Papua tidak hanya soal membangun jalan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Kami memastikan setiap tahapan konstruksi memenuhi standar keselamatan dan kualitas. Kehadiran kami di lapangan adalah wujud komitmen bahwa proyek ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab," ujar Agung Fajarwanto.
Pembangunan proyek Jalan Trans Papua Ruas Jayapura – Wamena Segmen Mamberamo – Elelim ini akan dibangun sepanjang 50,14 KM dan menjadi akses vital yang menghubungkan tiga provinsi dan delapan kabupaten. Adanya pembangunan ini mampu meningkatkan aksesibilitas, memperlancar distribusi logistik, memperkuat perekonomian daerah, serta mendorong kesejahteraan masyarakat Papua.
Pembangunan proyek ini, ikut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dengan menyerap tenaga lokal sebanyak ±2.000 orang, khususnya untuk pekerjaan sipil, saluran dan pasangan batu kali, operator lapangan, flagman, serta tim keamanan. Hal ini menunjukan bahwa pemberdayaan masyarakat lokal berperan aktif dalam pemerataan kesempatan kerja yang adil.
“Hadirnya tenaga kerja lokal dalam pembangunan Jalan Trans Papua tidak hanya mempercepat proses konstruksi, tetapi juga mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi masyarakat di sekitar proyek yang menciptakan akses ekonomi berkelanjutan,” jelas Kun Hartawan.
HMTP berkomitmen memastikan setiap segmen yang dibangun memenuhi standar layanan jalan dengan menerapkan prosedur QHSSE (zero accident). Untuk mempercepat penyelesaian, sejumlah langkah telah ditempuh, antara lain penambahan alat berat, penerapan sistem kerja dua shift, penguatan tim borepile (pondasi dalam), serta koordinasi intensif dengan Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) terkait yakni Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.
Diharapkan dengan penerapan langkah – langkah tersebut dapat menjadi landasan optimisme PT HMTP dalam menyelesaikan Proyek KPBU Trans Papua sesuai dengan rencana, sekaligus menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan memperkuat konektivitas wilayah Papua.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










