Bogor Dapat Jatah Bedah Rumah 6.396 Unit, Ara Buka Opsi Penambahan Kuota

AKURAT.CO Pemerintah meningkatkan alokasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk Kabupaten Bogor menjadi sedikitnya 6.396 unit rumah pada tahun ini.
Jumlah tersebut melonjak hampir lima kali lipat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai 1.346 unit.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mengatakan, peningkatan alokasi tersebut dilakukan setelah pemerintah melihat besarnya kebutuhan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Bogor yang menjadi daerah berpenduduk terbesar di Indonesia.
Baca Juga: Ada 746 Ribu RTHL, Pemerintah Genjot BSPS di Bogor
"Hari ini kami mengevaluasi dari data yang kami terima. Kabupaten Bogor penduduknya ada sekitar 5,76 juta jiwa. Kemudian ada rumah tidak layak huni sebanyak 746 ribu unit. Besar sekali. Mungkin Kabupaten Bogor menjadi kabupaten terbesar di Indonesia sekarang," kata Maruarar di Wisma Mandiri Jakarta, Jumat Malam (24/7/2026).
Ara menjelaskan, pemerintah sebelumnya mengalokasikan 1.346 unit bedah rumah di Kabupaten Bogor. Tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 6.396 unit.
Maruarar kemudian memastikan kesiapan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk merealisasikan seluruh bantuan tersebut. "Yang saya mau tanyakan, Bapak bisa menyelesaikan yang total 6.000 itu?" tanya Maruarar kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
"Bisa," jawab Rudy.
Mendengar komitmen tersebut, Maruarar membuka peluang untuk menambah kuota BSPS bagi Kabupaten Bogor apabila realisasi program berjalan sesuai target.
"Kalau memang siap, kita masih ada alokasi (kuota BSPS)," ujar Maruarar.
Selain program renovasi rumah, Kementerian PKP juga menyiapkan agenda lain di Kabupaten Bogor. Pada Oktober mendatang, kementerian akan kembali datang bersama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk mendorong penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perumahan.
Menurut Maruarar, pembiayaan tersebut ditujukan bagi pelaku usaha yang bergerak di sektor perumahan, mulai dari kontraktor, pengembang hingga toko bahan bangunan.
"Di luar itu kita akan datang ke Bogor bulan Oktober nanti bersama BRI untuk KUR perumahan. Karena di situ cukup banyak UMKM, kontraktor, developer, toko bangunan. Kita akan siapkan pada awal Oktober," katanya.
Ara juga mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan pembangunan rumah susun bagi anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di wilayah Kabupaten Bogor.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









