Akurat
Pemprov Sumsel

Demi Persaingan Sehat, OJK Dorong Lahirnya 2 Hingga 3 Bank Syariah Besar Selevel BSI

M. Rahman | 15 November 2023, 19:55 WIB
Demi Persaingan Sehat, OJK Dorong Lahirnya 2 Hingga 3 Bank Syariah Besar Selevel BSI

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menginginkan adanya 2 hingga 3 bank syariah besar di tanah air sebesar BSI demi persaingan yang sehat antar bank syariah maupun dengan perbankan konvensional.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan, pasar perbankan syariah saat ini tidak sehat lantaran hanya ada satu pemain besar yakni BSI sehingga bank syariah lainnya hanya menerima sebagian kecil kue di industri ini.

"Saya ingin melihat ada 2 atau 3 bank lain yang minimal seukuran BSI. Perlu ada persaingan yang sehat di antara bank syariah itu sendiri yang juga pada akhirnya membantu persaingan bank syariah dengan konvensional nantinya. Jadi lebih selevel playing fieldnya. Kalau yang sekarang kelas kecil gitu enggak akan nendang istlahnya," kata Dian di Jakarta, Selasa (13/11/2023).

Ditambahkan, regulator sejatinya diperbolehkan menempuh jalur "pemaksaan" demi terciptanya beberapa bank syariah besar secepat mungkin, namun hal tersebut tidak ditempuh.

OJK justru memberikan semacam desain akuisisi, merger, ataupun konsolidasi bank-bank mana yang cocok untuk disatukan. Desain ini kemudian akan ditindaklanjuti dengan pembicaraan dari waktu ke waktu secara business to business

Baca Juga: BTN Syariah Ditargetkan Spin Off Akhir Tahun Ini

"Target 3 bank besar itu kita punya desain tapi kita enggak pakai jalur pemaksaan walaupun UU memberikan kewenangan untuk memaksa tapi kita enggak akan melakukan itu," imbuh Dian.

Dicontohkan, UUS BTN santer dikabarkan akan spin off dan mencaplok Muamalat. Bagaimanapun hasil akhirnya nanti, menurut Dian pasti akan dikaitkan dengan konsolidasi perbankan syariah demi pasar yang sehat.

"Prosesnya sedang berjalan (Muamalat), tapi belum masuk RBB dan belum disampaikan juga ke kita. Jadi masih tahap pembiacaraan antara mereka atau proses B2B. Kalau mereka sudah sepakat, masuk kita, baru akan kita proses atau selesaikan apakah ada hal yang perlu kita scrutinize (uji) lebih lanjut karena ini kan corporate action," kata Dian.

Sebelumnya Pengamat Perbankan Paul Sutaryono mengatakan, di tengah pasar yang mayoritas beragama Islam, pangsa pasar perbankan syariah justru masih jauh di bawah konvensional. Menurutnya, pangsa pasar pembiayaan perbankan syariah saat ini berada di bawah 10 persen dari perbankan konvensional. 

Paul juga menyebutkan rencana BTN melakukan spin-off Unit Usaha Syariah (UUS) dan menggabungkan dengan bank lain yang diakuisisi, tentunya akan mendorong industri perbankan syariah. Perbankan syariah seharusnya dapat berkembang lebih besar lagi di Indonesia mengingat mayoritas penduduk muslim seharusnya menjadi basis nasabah yang kokoh bagi industri ini.

“Padahal mayoritas penduduk Indonesia itu muslim. Hal itu seharusnya menjadi basis nasabah (customer base) yang kokoh untuk penetrasi ke pasar yang potensial. Sesungguhnya bank syariah harus kerja keras untuk mampu meningkatkan pangsa pasar (market share) dalam mengucurkan pembiayaan,” ungkapnya

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa