Kejar Target Inklusi Keuangan 90 Persen di 2024, Misbakhun Sebut Pemerintah Harus Lakukan Ini

AKURAT.CO Pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengejar target inklusi keuangan yang dipatok sebesar 90% di 2024. Berbagai carapun dilakukan agar makin banyak penduduk Indonesia bisa mengakses produk keuangan formal sehingga kesejahteraan meningkat dan kemiskinan teretaskan.
Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menilai untuk mencapai target tersebut pemerintah harus mengintegrasikan kegiatan pemberdayaan ekonomi dengan keuangan inklusif.
Pemerintah diminta menyediakan akses yang lebih luas terhadap penempatan dana maupun pembiayaan usaha di lembaga keuangan formal mengingat akses layanan keuangan formal memainkan peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: OJK Dorong Peningkatan Inklusi Keuangan Di Pedesaan
"Oleh karena itu, pemerintah harus semakin gencar mengintegrasikan kegiatan pemberdayaan ekonomi dan keuangan inklusif guna mencapai tingkat inklusi keuangan sebesar 90 persen pada tahun 2024," ujar Misbakhun kepada Akurat.co, Selasa (26/12/2023).
Ditambahkan, sesuai amanat Perpres Nomor 114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI), salah satu kelompok sasaran prioritas keuangan inklusif adalah sektor agrikultur yang menyasar petani, peternak dan nelayan.
Sektor agrikultur juga merupakan salah satu penopang terbesar ekonomi nasional sehingga tingkat kesejahteraan pertani, peternak, dan nelayan perlu terus didorong. Untuk itu upaya transformasi ekonomi inklusif dan produktif tersebut dapat ditempuh dengan mengembangkan literasi keuangan dan keterampilan wirausaha.
"Selain itu pemerintah juga dapat meningkatkannya dengan cara saling berbagi pengalaman dan teknologi serta pendampingan kemitraan," imbuhnya.
Hal lain yang perlu dilakukan pemeirntah adalah mendorong optimalisasi hasil produksi melalui pengolahan supply dan demand yang baik, mempermudah penyaluran subsidi serta mendorong regenerasi dengan melahirkan peternak milenial.
Di sisi lain peningkatan pembiayaan bagi kelompok peternak juga terus diupayakan oleh Pemeirntah melalui program KUR dengan bunga yang relatif rendah.
"Pemerintah juga harus memanfaatkan digitalisasi sebagai opsi baru bagi masyarakat yang akan berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi secara menyeluruh," kata Misbakhun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









