Segini Penghasilan Muhammad Fardhana, Calon Suami Ayu Ting Ting

AKURAT.CO Calon suami Ayu Ting Ting yakni, Muhammad Fardhana, seorang anggota TNI dengan pangkat Letnan Satu, menjadi sorotan. Kehebohan seputar hubungan keduanya menyoroti juga pendapatan atau gaji Fardhana sebagai anggota TNI.
Dalam siaran acara Brownis Trans TV, Ayu Ting Ting menyebutnya dengan panggilan Mas Dhana, dan merinci bahwa Fardhana berasal dari kesatuan Lettu Infanteri. Selain itu, jumlah pendapatan yang diterima Fardhana sebagai seorang anggota TNI juga menjadi perhatian.
"Namanya Muhammad Fardhana, panggilannya Mas Dhana. Terus ya dia pangkatnya Lettu Infanteri Muhamad Fardhana kenalnya singkat banget," kata Ayu Ting Ting dalam siaran Brownis Trans TV, Sabtu (10/2/2024).
Pendapatan anggota TNI dengan pangkat Letnan Satu diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 28 tahun 2001 tentang Peraturan Gaji Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Menurut peraturan tersebut, anggota TNI dengan pangkat Letnan Satu termasuk dalam Golongan III Perwira Pertama. Dengan pangkat ini, Fardhana memiliki gaji pokok sekitar Rp3.046.600 hingga Rp5.006.500 per bulan.
Selain gaji pokok, Fardhana juga berhak menerima tunjangan kinerja dan tunjangan jabatan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pertahanan (Permenhan) Nomor 33 Tahun 2017 tentang Penghasilan Prajurit TNI.
Disebutkan dalam Peraturan Presiden Nomor 102 Tahun 2018, besaran tunjangan kinerja anggota TNI berkisar antara Rp1 jutaan hingga Rp30 jutaan, tergantung jenjang kelas jabatannya baik kelas jabatan 1 hingga kelas jabatan 17, kasum, wakil hingga KSAD, KSAL, KSAU.
Selain tunjangan kinerja, mereka juga mendapatkan tunjangan istri dan anak, yang mana hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 33 Tahun 2007.
Tunjangan istri dan anak tersebut diberikan sebesar 10% dari gaji pokok. Sementara tunjangan anak diberikan masing-masing sebesar 2% dari gaji pokok ditambah masih ada tunjangan pangan atau beras, tunjangan jabatan, tunjangan pengabdian wilayah terpencil, tunjangan jabatan struktural atau fungsional serta uang lauk pauk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








