AKURAT.CO Direktur Utama Bank Central Asia (BCA), Susanto, mengumumkan peluncuran platform baru yang revolusioner, Merchant BCA. Peluncuran ini bertujuan untuk memberikan dorongan signifikan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.
Hal itu di sampaikan di sela Conference Peluncuran Merchant BCA di BCA Expoversary 2024 di Ice BSD, Sabtu (2/3/2023).
Susanto menjelaskan bahwa Merchant BCA dirancang untuk memfasilitasi UMKM dalam meningkatkan kehadiran dan penjualan mereka secara online. Platform ini tidak hanya menawarkan kemudahan dalam pembayaran, tetapi juga memberikan akses ke berbagai fitur yang mendukung pertumbuhan bisnis.
Baca Juga: BCA Finance Buka Loker untuk Lulusan D3/S1, Ini Persyaratan dan Tata Cara Melamarnya
"Saat ini, UMKM di Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan bisnis mereka, terutama dalam hal meningkatkan kehadiran online dan memperluas jangkauan pasar. Dengan peluncuran Merchant BCA, kami bertujuan untuk memberikan solusi terpadu yang memungkinkan UMKM untuk berkembang lebih baik," ujar Susanto.
Selain itu, merchant BCA menawarkan berbagai fitur yang mencakup pembayaran online yang mudah, analisis penjualan, promosi produk, dan dukungan pelanggan.
Platform ini juga akan menyediakan akses ke pameran virtual dan acara promosi yang dapat membantu UMKM meningkatkan visibilitas dan penjualan produk mereka.
"Kami percaya bahwa UMKM merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia, dan kami berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan dan kesuksesan mereka. Melalui Merchant BCA, kami berharap dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkuat ekosistem UMKM di Indonesia," tambah Susanto.
Peluncuran Merchant BCA mendapat sambutan positif dari para pelaku bisnis dan pengusaha di seluruh Indonesia. Banyak yang menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah maju dalam mendukung UMKM untuk bersaing di pasar yang semakin kompetitif secara online.
Dengan adanya Merchant BCA, diharapkan UMKM di seluruh Indonesia akan dapat mengoptimalkan potensi bisnis mereka dan menjadi lebih kompetitif dalam skenario ekonomi yang terus berubah dan berkembang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










