Sepekan, IHSG Berbalik Nanjak 0,96 Persen ke Level Tertinggi Sepanjang Sejarah 7.381,907

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat dalam sepekan (4-8 Maret 2024) ke level tertinggi sepanjang sejarah atau All Time High (ATH) setelah sempat terpuruk beberapa pekan sebelumnya.
Pada perdagangan Jumat (8/3/2024), IHSG ditutup ke level 7.381,907 atau naik 0,96% dari penutupan pekan sebelumnya 7.311,907. Capaian tersebut juga naik 0,11% dari rekor ATH sebelumnya yaitu 7.373,964 pada Kamis (7/3/2024).
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan kapitalisasi pasar bursa sepekan turut mengalami kenaikan, yaitu sebesar 0,98% menjadi Rp11.818 triliun dari Rp11.703 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca Juga: Memerah Lagi, IHSG Turun 0,55 Persen ke 7.295,095
"Pada Kamis (7/3/2024), kapitalisasi pasar BEI juga sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang sejarahnya dengan mencapai Rp11.821 triliun dari rekor sebelumnya sebesar Rp11.810 triliun pada Kamis (4/1/2024) lalu," ujarnya dikutip Sabtu (9/3/2024).
Adapun rata-rata volume transaksi harian saham selama sepekan turun 4,17% menjadi 19,65 miliar lembar dari 20,50 miliar lembar saham dari penutupan pekan lalu. Rata-rata nilai transaksi harian saham juga turun sebesar 6,37% menjadi Rp10,47 triliun dari Rp11,19 triliun pada pekan sebelumnya.
Searah, frekuensi transaksi harian saham selama sepekan turun 7,35% menjadi 1,2 juta kali transaksi dari 1,3 juta kali transaksi pada sepekan sebelumnya. Investor asing pada Jumat (8/3/2024) mencatatkan nilai beli bersih (capital inflow) sebesar Rp1,24 triliun dan sepanjang tahun 2024 masih mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp18,71 triliun.
Sebelumnya pada Senin (4/3/2024), Obligasi Berkelanjutan IV Chandra Asri Pacific Tahap IV Tahun 2024 yang diterbitkan oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mulai dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nominal Rp1,5 triliun.
Hasil pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk obligasi adalah Double A Minus. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.
Total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2024 adalah 16 emisi dari 15 emiten senilai Rp16,78 triliun. Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 550 emisi dari 128 emiten dengan outstanding sebesar Rp468,84 triliun dan USD32,362 juta. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 186 seri dengan nominal Rp5.829,60 triliun dan USD502,10 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp3,25 triliun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








