Bank BUMN Ramai-ramai Tebar Dividen, Direksi Bank Ini Raup Cuan Terbesar

AKURAT.CO Musim pembagian dividen bank BUMN segera tiba. Hari ini bahkan masuk cum date dividen beberapa bank tersebut, atau hari terakhir investor membeli saham BBRI untuk mendapatkan hak pembagian dividen.
Dari sejumlah DPR atau divident pay out ratio yang bervariasi antara empat bank pelat merah tersebut, sejumlah direksi menerima dividen terbesar untuk tahun buku 2023 lalu.
Siapa saja mereka? Berikut daftar lengkapnya yang telah diolah Akurat.co.
Baca Juga: OJK Godok Aturan Soal Pembagian Dividen Bank
1. Alexandra Iskandar
Di posisi pertama, ada Alexandra Iskandar, Wakil Direktur Utama BMRI yang mengempit 9.237.500 lembar saham BMRI setara 0,0099%. Alhasil, Alexandra meraup Rp3,26 miliar dari dividen BMRI.
2. Ahmad Solichin Lutfiyanto
Ahmad Solichin Lutfiyanto yang menjabat sebagai Direktur Kaptuhan BBRI berhasil menjadi jajaran direksi teratas yang memperoleh dividen terbesar dengan porsi kepemilikan saham 3.587.470 lembar saham atau setara 0,0024%.
Mengacu besaran jumlah dividen tahun buku 2023 di atas, Ahmad Solichin Lutfiyanto yang menjabat sebagai Direktur Kepatuhan BBRI sejak 2018 lalu, berhasil memperoleh cuan tambahan sebanyak Rp1,144 miliar.
3. Putrama Wahju Setyawan
Di posisi selanjutnya ada Putrama Wahju Setyawan, Wakil Direktur Utama BBNI tercatat mengempit 2.765.586 lembar saham perseroan setara 0,0074%. Dengan demikian ia akan menerima dividen sebesar Rp775,7 juta.
4. Nixon L.P Napitupulu
Di posisi keempat ada Nixon L.P Napitupulu, Direktur Utama BBTN tercatat mengempit 4.250.500 lembar saham perseroan. Dengan demikian ia akan menerima dividen sebesar Rp212,1 juta.
Tambahan informasi, gap atau perbedaan besaran dividen yang diterima antara keempat direksi bank BUMN tersebut cukup besar. Hal ini mengingat DPR dan laba yang dicetak masing-masing perseroan juga berbeda-beda.
Bank Mandiri misalnya yang mampu mencetak laba 2023 sebesar Rp55,1 triliun dengan rasio dividen 60%. Kemudian BRI yang membagikan dividen hingga Rp48,1 triliun atau setara 80% laba 2023. Sementara BNI membagikan dividen senilai Rp10,45 triliun setara 50% laba 2023. Adapun BTN memutuskan untuk membagikan dividen Rp700,19 miliar setara 20% laba 2023.
Besaran rasio dividen juga menyesuaikan arahan regulator atau OJK yang menghendaki penyisihan laba untuk peningkatan investasi IT guna meningkatkan keamanan bank dan bisnis bank yang berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









