Akurat
Pemprov Sumsel

Suami Sandra Dewi Beli Jet Pribadi untuk Kado Ultah Anak, Harga dan Prosedur Pembeliannya Fantastis

Silvia Nur Fajri | 1 April 2024, 14:42 WIB
Suami Sandra Dewi Beli Jet Pribadi untuk Kado Ultah Anak, Harga dan Prosedur Pembeliannya Fantastis

AKURAT.CO Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Harvey Moeis, suami dari Sandra Dewi, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di PT Timah Tbk (TINS) pada periode 2015-2022.

Kejagung telah mengumpulkan dua alat bukti yang cukup untuk menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus ini. Harvey Moeis akan ditahan di Rutan Salemba, Kejaksaan Negeri, untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut sesuai dengan keputusan tersebut.

Salah satu sorotan yang mencuat adalah pembelian jet pribadi oleh Harvey Moeis untuk anak pertamanya, Raphael Moeis, sebagai hadiah ulang tahun pada tahun 2019. Pesawat tersebut dikabarkan sebagai Bombardier Challenger 605, sebuah jet bisnis yang menawarkan pengalaman penerbangan yang mewah dan nyaman.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Harvey Moeis Senilai Rp271 T, Sri Mulyani: Anak Dibelikan Pesawat oleh Orang Tua

Namun, berapa sih lazimnya harga sebuah unit pesawat jet pribadi? Kado pesawat jet pribadi itu memang fantastis. Pasalnya orang sekaya Elon Musk saja tidak pernah memberikan hadiah ulang tahun yang sangat mewah buat anaknya yang bernama X. Saat itu Elon cuma membelikannya mainan kecil saat X berusia 3 tahun.

Diketahui, pesawat jet pribadi yang dijadikan kado oleh Harvey Moeis adalah tipe Bombardier Challenger 605 yang mampu menampung 12 penumpang. Pesawat ini menawarkan penerbangan yang dilengkapi dengan galeri layanan untuk menyiapkan makanan para penumpang.

Bombardier Challenger 605 ini dibanderol USD14,5 juta setara Rp230 miliar. Tapi, Harvey juga harus mengeluarkan biaya yang tak sedikit untuk membayar kru, parkir, dan sebagainya.

Diperkirakan untuk biaya operasional pesawat jet pribadi tersebut, Harvey harus merogoh kocek USD554.000 setara Rp8,7 miliaran. Biaya tersebut mencakup gaji kru, pelatihan kru, hanggar, asuransi, pengelolaan, dan macam-macam tetap.

Kemudian bagaimana sih prosedur jika ingin membeli privat jet?, pembelian pesawat pribadi juga menimbulkan perhatian terhadap proses perizinan yang rumit. Sebelum membawa pesawat pribadi ke Indonesia, pemilik harus memperoleh izin resmi dari Kementerian Perhubungan.

Permohonan izin harus diajukan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dengan persyaratan yang ketat, termasuk dalam hal maintenance, keuangan, dan SDM pengelola pesawat. Pemilik juga harus menjelaskan penggunaan pesawat pribadi, baik untuk keperluan komersial maupun non-komersial Hal tersebut telah tercantum dalam Permenhub Nomor KM 25 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara.

Setelah permohonan diterima secara lengkap, pihak pemohon akan menerima surat resmi penolakan atau pemberian izin dalam waktu 60 hari. Jika izin diberikan, akan dikeluarkan Operation Certificate sebagai bukti pesawat dapat dioperasikan.

Selain itu, pesawat pribadi juga harus memperoleh sertifikat AOC 135 dan AOC 91 serta mengurus izin dengan pihak operator bandara tempat pesawat akan beroperasi.

Biaya-biaya terkait pengoperasian pesawat pribadi, seperti biaya parkir, take off, landing, dan fee layanan di bandara, juga perlu dipertimbangkan. Biaya tersebut cenderung mengalami kenaikan setiap dua tahun mengikuti inflasi.

Dengan proses perizinan yang rumit dan biaya operasional yang tinggi, pertanyaannya, masihkah Anda tertarik untuk memiliki pesawat jet pribadi?

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.