Investree, Sister Company Kena Masalah, Ini Kata Amar Bank
Demi Ermansyah | 29 Mei 2024, 18:31 WIB

AKURAT.CO PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR) menghentikan kerja sama kredit channeling dengan platform pinjaman online (pinjol) bermasalah yang juga sister company, Investree.
Meskipun demikian, induk perusahaan Investree Indonesia, yakni Investree Singapore Pte Ltd, tetap menjadi pemegang saham AMAR. Saat ini induk Investree Indonesia tercatat menggenggam 12,22% saham AMAR.
Melihat hal tersebut, David Wirawan, Senior Vice President Finance Amar Bank mengatakan hingga tahun lalu Bank Amar masih bekerja sama dengan Investree. Meskipun Investree Group masih tetap menjadi pemegang saham minoritas, kolaborasi Amar dan IG bersifat business to business (B2B) dalam penyaluran kredit dengan skema channeling kepada pinjol.
"Kami selalu melakukan pemeriksaan ulang. Jika kredit dalam skema channeling tidak baik, kami menolaknya. Kerja sama antara Bank Amar dan Investree sudah dihentikan. Kami tidak memperpanjang kerja sama tersebut karena sudah selesai," ucap David dalam public expose pada Rabu (29/5/2024).
David juga menambahkan bahwa Investree masih menjadi pemegang saham minoritas di Bank Amar, dengan kepemilikan saham sebesar 12,2%. Investree sendiri mengalami berbagai permasalahan di Indonesia, dengan tingkat kredit macet yang terlihat dari rasio tingkat wanprestasi di atas 90 hari (TWP90) yang sempat mencapai 16,44% per 31 Januari 2023.
Sebagai Informasi, sebelumnya Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM dan LJK Lainnya OJK, Agusman mengatakan saat ini pemeriksaan Investree sudah selesai dari Pemeriksaan Khusus untuk melihat kemungkinan pelanggaran aspek pidananya. "Kasus investree sedang didalami oleh Departemen Penyidikan Jasa Keuangan OJK untuk dilakukan penyidikan," kata Agusman, dikutip dari pernyataan tertulisnya, Kamis (4/4/2024).
Adapun untuk mencegah terjadinya hal yang serupa langkah yang perlu diambil, antara lain adalah penyempurnaan proses pembiayaan dari lender kepada borrower. Selain itu, OJK terus mendalami perkembangan dan langkah-langkah penyelesaian yang diambil oleh Investree, baik terkait penanganan kredit macet ataupun terkait dugaan fraud.
OJK juga akan terus memastikan progress pemenuhan ketentuan salah satunya terkait pemenuhan ekuitas, diantaranya dengan pertemuan yang dilakukan dengan perwakilan pemegang saham dan melakukan pemeriksaan langsung terhadap Investree.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








