Akurat
Pemprov Sumsel

BSI Fasilitasi UMKM Akses Pasar Global Lewat BSI International Expo 2024

Silvia Nur Fajri | 19 Juni 2024, 16:51 WIB
BSI Fasilitasi UMKM Akses Pasar Global Lewat BSI International Expo 2024

AKURAT.CO PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) siap membantu pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam negeri untuk menembus pasar global melalui business matching dengan pembeli potensial dari berbagai negara sahabat di acara BSI International Expo 2024.

Sebanyak 37 pembeli potensial dari 18 negara telah mengonfirmasi partisipasi mereka dalam business matching ini. Acara BSI International Expo 2024 akan berlangsung selama empat hari di Hall A & Hall B Jakarta Convention Center (JCC) dan akan dibuka untuk umum mulai 20 Juni 2024 pukul 16.00 WIB.

"Tujuan business matching ini adalah mempermudah UMKM menemukan mitra bisnis yang tepat sesuai kebutuhan mereka, meningkatkan peluang bisnis, memperluas jaringan, dan meningkatkan efisiensi serta visibilitas bisnis mereka," kata SVP Marketing Communication BSI Kemas Erwan Husainy, dalam keterangan tertulis, Rabu (19/6/2024).

Baca Juga: Muhammadiyah Tarik Simpanan dari BSI, OJK: Tidak Ada Isu

Ditambahkan, dengan menghubungkan mitra yang cocok, business matching akan mendorong kolaborasi, inovasi, dan pertumbuhan bisnis secara keseluruhan. BSI berharap kegiatan business matching di BSI International Expo 2024 dapat membantu UMKM nasional mengekspor produk mereka ke pasar global. Dengan demikian, pelaku UMKM diharapkan bisa naik kelas menjadi usaha yang lebih berkelanjutan dan mampu bersaing secara global.

Negara-negara yang terlibat dalam business matching di BSI International Expo 2024 antara lain Mesir, Inggris, Bangladesh, Nepal, Arab Saudi, Tunisia, UAE, Lithuania, Nigeria, Australia, Jepang, Malaysia, Azerbaijan, Vietnam, dan Filipina.

"UMKM di Indonesia merupakan salah satu sektor yang menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi UKM, kontribusi UMKM terhadap PDB nasional mencapai 60,5 persen. Ini menunjukkan bahwa UMKM yang ada di Indonesia memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan, sehingga dapat berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian Indonesia," ucap Kemas.

BSI memproyeksikan pameran ekosistem keuangan syariah dan gaya hidup halal ini akan menarik sekitar 5.000 pengunjung per hari, dengan total 20.000 hingga 25.000 pengunjung selama empat hari acara. Target transaksi yang diharapkan mencapai Rp1 triliun.

"Business matching ini merupakan upaya konkret BSI dalam mendukung UMKM Indonesia untuk memasuki pasar global dan membuka pintu bagi lebih banyak UMKM untuk bersaing secara global dan membangun jaringan bisnis yang luas," tambah Kemas.

BSI yakin bahwa event ini akan menjadi dorongan besar bagi pertumbuhan ekonomi halal di Indonesia, mempromosikan literasi dan inklusi ekonomi halal. "Dengan dukungan luas dari berbagai pemangku kepentingan dan pelanggan, BSI yakin bahwa acara ini akan menjadi motor utama dalam mencapai visi tersebut, serta terus mendukung pertumbuhan UMKM dan memperkenalkan produk halal Indonesia ke pasar internasional," ujar Kemas.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.