Akurat
Pemprov Sumsel

Gen Z dan Milenial Dominasi Tunggakan Pinjol, Tembus Rp667 M

Silvia Nur Fajri | 21 Juni 2024, 17:49 WIB
Gen Z dan Milenial Dominasi Tunggakan Pinjol, Tembus Rp667 M

AKURAT.CO Gen Z dan Milenial kian terjerat dalam pinjaman online atau pinjol, menurut laporan terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Data yang dirilis menunjukkan pada April 2024 jumlah penyaluran dana pinjol perseorangan mencapai Rp21,67 triliun, dengan sebagian besar dana dialokasikan ke wilayah Jawa, yakni Rp16,62 triliun, dan sisanya sebesar Rp5 triliun di luar Jawa.

Di Jawa, Jawa Barat memimpin dengan penyaluran pinjaman mencapai Rp5,775 triliun, diikuti oleh DKI Jakarta dengan Rp3,8 triliun, dan Jawa Timur Rp3,25 triliun. Sedangkan di luar Jawa, Sumatera Utara menempati posisi teratas dengan Rp 615 miliar, disusul oleh Bali Rp449 miliar, Sulawesi Selatan Rp394 miliar, dan Sumatera Selatan Rp360 miliar untuk penyaluran pinjaman.

Dari jenisnya, total pinjaman yang disalurkan untuk sektor produktif jumlahnya hanya Rp6,9 triliun. Paling banyak disalurkan untuk Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor senilai Rp3,175 triliun. Kemudian untuk penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum Rp1,385 triliun.

Baca Juga: Indofarma Terlilit Pinjol Rp1,26 M, Begini Penjelasan Dirut

OJK juga mencatat total pinjaman yang belum dilunasi atau outstanding hingga April 2024 mencapai Rp57,35 triliun. Jika dibedah dari sisi gender, berdasarkan data OJK hingga April 2024, perempuan mendominasi dengan total outstanding sebesar Rp31,57 triliun yang disusul laki-laki dengan total outstanding pinjaman sebesar Rp25,78 triliun. 

Namun, yang menjadi perhatian adalah tingginya kredit macet atau menunggak lebih dari 90 hari. Khusus kalangan Gen Z dan Milenial, menurut data OJK, total kredit macet pada April 2024 mereka yang berusia 19-34 tahun ini merupakan yang tertinggi, mencapai Rp667,1 miliar.

Kemudian disusul generasi usia 35-54 tahun dengan kredit macet Rp541,3 miliar, generasi usia lebih dari 54 tahun dengan kredit macet Rp91,6 miliar dan generasi usai kurang dari 19 tahun dengan kredit macet Rp1,8 miliar. Dengan demikian pinjol perseorangan kategori macet hingga April 2024 mencapai Rp1,3 triliun.

Uniknya lagi meski perempuan mendominasi outstanding pinjol, namun untuk kategori macet justru didominasi laki-laki yakni sebesar Rp696,3 miliar, disusul perempuan Rp605,5 miliar.

kredit macet ini menggambarkan tantangan finansial yang dihadapi generasi muda dalam mengelola pinjaman mereka. Kondisi ini menggambarkan perlunya kesadaran finansial dan pengelolaan keuangan yang lebih baik di kalangan Gen Z dan Milenial, terutama dalam menggunakan layanan pinjaman online yang semakin populer di era fintech.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.