AKURAT.CO Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) baru-baru ini mengumumkan berbagai inisiatif untuk mengembangkan QRIS dan mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurut Bendahara ASPI, Vincent Iswara, peluncuran QRIS Tuntas dirancang untuk mempermudah transaksi dengan QRIS. Peluncuran ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi di berbagai situasi.
Kemudian, Vincent juga menyoroti peluncuran QRIS cross border, yang memungkinkan penggunaan QRIS di negara-negara seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura. Rencana ekspansi ini merupakan bagian dari upaya ASPI untuk memperluas jangkauan QRIS dan mendukung transaksi internasional.
Ke depan, QRIS juga akan diluncurkan di negara-negara tambahan, memperluas manfaatnya bagi pengguna. Dalam upaya mendukung UMKM, Vincent menekankan pentingnya koordinasi antara ASPI dan berbagai pihak terkait.
"Kami selalu mendukung media dan berkoordinasi dengan teman-teman di UpTek serta UMKM di berbagai daerah seperti Siberia dan Monjika," ujarnya di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta pada Selasa (23/7/2024).
Baca Juga: Transaksi QRIS Melonjak 226 Persen di Kuartal II-2024
Koordinasi ini bertujuan memastikan bahwa dukungan yang diberikan kepada UMKM berjalan dengan baik dan efektif. Vincent juga menjelaskan bahwa ASPI berfokus pada penerapan sistem pembayaran yang aman dan efisien.
"Kami mengatur sistem pembayaran yang disediakan oleh pembayar dan sistem pembayaran dari ASPI. Kami memberikan aturan yang ketat untuk memastikan semua transaksi dilakukan secara hati-hati dan benar," jelas Vincent.
Selain itu, Vincent menekankan pentingnya tanggung jawab semua pihak dalam ekosistem digital. Ia menegaskan bahwa setiap pemain dalam ekosistem pembayaran harus bertanggung jawab untuk menjaga keamanan dan keandalan sistem pembayaran.
Hal ini penting untuk memastikan ekosistem yang aman dan berfungsi dengan baik bagi semua pengguna. Ketika ditanya tentang rekomendasi untuk UMKM, Vincent menyatakan bahwa ASPI selalu berusaha untuk meningkatkan sistem pembayaran agar lebih baik.
"Kami terus memberikan aturan dan panduan untuk memastikan UMKM dapat beroperasi dengan baik dan mengikuti standar yang telah ditetapkan," imbuhnya.
Vincent juga mengakui tantangan yang dihadapi dalam menjaga keamanan dan keandalan sistem pembayaran. Dengan berbagai inisiatif ini, ASPI berharap dapat memperkuat sistem pembayaran di Indonesia dan mendukung pertumbuhan UMKM secara lebih efektif.
"Semua pihak yang terlibat dalam ekosistem digital harus memastikan bahwa sistem pembayaran tetap aman dan andal," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









