Blokir 6.000 Lebih Rekening Terlibat Judol, OJK Imbau Lembaga Keuangan Tetap Waspada

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa lebih dari 6.000 rekening telah diblokir hingga saat ini karena terindikasi digunakan untuk perjudian online (judol). Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menjelaskan bahwa pihaknya telah meminta perbankan untuk lebih berhati-hati dalam memeriksa identitas pemilik rekening yang diblokir.
"Dalam prosesnya, dilakukan pemeriksaan mendalam untuk memastikan bahwa pemilik rekening yang sama memiliki pola transaksi yang sama untuk kegiatan ilegal, sehingga akses ke rekening tersebut dihentikan dan nama pemilik dimasukkan dalam daftar hitam," ujar Mahendra dalam Rapat Dewan Komisioner OJK secara virtual, pada Senin (5/8/2024).
Berdasarkan instruksi OJK, bank telah memblokir sekitar 6.000 rekening yang diduga terlibat dalam transaksi judi online langsung. Lebih lanjut, Mahendra mendorong lembaga jasa keuangan untuk segera melaporkan kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan OJK jika menemukan indikasi pencucian uang.
Baca Juga: Mending Investasi Ketimbang Terjerumus Judol, Pakai 10 Tips Ini Biar Cuan
Ia menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya OJK untuk membatasi ruang gerak pelaku judi online.
"Akan kami dalami dan telusuri lebih lanjut sehingga ke depan tidak ada kesempatan bagi pihak-pihak tertentu untuk memanfaatkan layanan perbankan dan jasa keuangan lainnya untuk kegiatan ilegal, terutama judi online," tegas Mahendra.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyampaikan bahwa OJK sedang melaksanakan kampanye besar-besaran untuk menanggulangi judi online.
"Kami saat ini melakukan kampanye nasional dengan melibatkan 35 Kantor OJK di seluruh Indonesia untuk mengedukasi masyarakat dan memberantas judi online. Kita semua paham bahwa judi online dapat membahayakan kehidupan, perekonomian, dan moralitas masyarakat secara keseluruhan," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








