Akurat Logo

Begini Cara Menghitung Bunga Cicilan KPR

Hefriday | 19 Oktober 2024, 15:15 WIB
Begini Cara Menghitung Bunga Cicilan KPR

AKURAT.CO Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) merupakan solusi yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk mewujudkan impian memiliki rumah. Dalam skema KPR, salah satu komponen utama yang harus diperhatikan adalah bunga cicilan.

Bunga ini merupakan tambahan biaya yang wajib dibayarkan oleh nasabah sebagai imbalan kepada bank atau lembaga keuangan atas pinjaman yang diterima. Bunga cicilan KPR adalah biaya tambahan yang dikenakan kepada nasabah di atas pokok pinjaman.

Besarnya bunga ini tergantung pada beberapa faktor seperti nominal pinjaman, tenor (jangka waktu pelunasan), dan suku bunga yang diterapkan oleh pihak bank. Semakin tinggi suku bunga dan semakin panjang tenornya, maka total biaya cicilan yang harus dibayarkan juga akan semakin besar.

Baca Juga: Bunga KPR Tinggi? Coba Kredit Inhouse

Mengutip berbagai sumber, Sabtu (19/10/2024), terdapat beberapa jenis suku bunga yang biasa diterapkan dalam fasilitas KPR, yaitu:

  • Suku Bunga Tetap (Fixed Rate). Bunga tidak berubah selama masa pinjaman. Cicilan bulanan yang dibayar nasabah akan tetap sama meskipun kondisi pasar berubah.
  • Suku Bunga Mengambang (Floating Rate). Bunga dapat berubah-ubah sesuai dengan kondisi pasar dan kebijakan bank, sehingga cicilan bulanan bisa naik atau turun.
  • Suku Bunga Kombinasi. Pada awal masa pinjaman, bunga bersifat tetap, namun di kemudian hari berubah menjadi mengambang.

Bank mengenakan bunga KPR dengan beberapa alasan, antara lain sebagai sumber pendapatan, untuk mengimbangi risiko pemberian pinjaman, serta sebagai perlindungan dari inflasi.

Bunga yang dibayarkan nasabah menjadi kompensasi bagi bank atas risiko yang diambil, termasuk kemungkinan gagal bayar oleh nasabah. Adapun besaran bunganya tergantung pada:

  • Nominal Pinjaman. Semakin besar pinjaman, maka cicilan bulanan juga akan lebih tinggi.
  • Tenor KPR. Jangka waktu yang lebih panjang cenderung membuat total bunga yang dibayarkan lebih besar.
  • Tingkat Suku Bunga. Tingkat suku bunga bank sangat berpengaruh terhadap cicilan bulanan. Suku bunga tinggi berarti biaya bunga yang harus dibayarkan nasabah lebih besar.

Mengetahui cara menghitung bunga cicilan sangat penting agar nasabah bisa mempersiapkan keuangan dengan baik. Berikut beberapa cara menghitung cicilan KPR berdasarkan jenis suku bunga yang diterapkan. 

1. Suku Bunga Tetap (Fixed Rate)

Misalnya, Adrian mengambil KPR sebesar Rp750 juta dengan suku bunga tetap 5% per tahun selama 10 tahun. Perhitungannya adalah sebagai berikut:

  • Cicilan pokok: Rp750.000.000/ 120 bulan = Rp6.250.000
  • Cicilan bunga: (Rp750.000.000 x 5% x 10)/ 120 bulan = Rp3.125.000
  • Total cicilan per bulan: Rp6.250.000 + Rp3.125.000 = Rp9.375.000

Adrian harus membayar Rp9.375.000 per bulan selama 10 tahun.

2. Suku Bunga Mengambang (Floating Rate)

Jika Adrian menggunakan skema suku bunga mengambang, dengan bunga 5% di tahun pertama dan 8% di tahun kedua hingga ke-10, maka perhitungannya adalah sebagai berikut:

  • Cicilan bunga di tahun pertama: Rp3.125.000
  • Total cicilan tahun pertama: Rp9.375.000
  • Cicilan bunga di tahun ke-2 hingga ke-10: Rp5.000.000
  • Total cicilan tahun ke-2 hingga ke-10: Rp11.250.000

Pada skema ini, Adrian akan membayar lebih tinggi di tahun-tahun berikutnya akibat kenaikan suku bunga.

Memilih jenis bunga yang tepat untuk KPR sangat penting bagi calon peminjam. Jika menginginkan kepastian dalam jumlah cicilan bulanan, suku bunga tetap mungkin menjadi pilihan terbaik. Namun, bagi yang bersedia menghadapi risiko fluktuasi bunga, suku bunga mengambang dapat dipertimbangkan.

Selain itu, memahami faktor-faktor yang memengaruhi bunga KPR, seperti tenor dan suku bunga, akan membantu calon nasabah membuat keputusan yang lebih bijak.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa