Tupperware Bangkit dari Ambang Kehancuran dengan Penjualan Bisnis Senilai USD23,5 Juta

AKURAT.CO Industri produk rumah tangga Tupperware telah berhasil bangkit dari krisis dengan menjual bisnisnya seharga USD23,5 juta kepada konsorsium investor yang dipimpin oleh Alden Global Capital.
Mengutip Reuters, Selasa (5/11/2024), kesepakatan ini juga mencakup penghapusan utang perusahaan sebesar USD63 juta, menandai langkah penting bagi perusahaan yang sebelumnya terjebak dalam kepailitan.
Keputusan tersebut diumumkan setelah sidang kepailitan di Wilmington, AS, di mana Tupperware memutuskan untuk menghentikan proses lelang aset yang sebelumnya direncanakan.
Baca Juga: Polisi Buka Peluang Periksa Budi Arie sebagai Saksi Kasus Judi Online di Kementerian Komdigi
CEO Tupperware Brands, Miguel Fernandez, menyatakan, penjualan ini adalah langkah signifikan untuk perusahaan.
Dia juga mencatat, manajemen berkomitmen untuk menyelesaikan laporan tahunan meskipun ada beberapa tantangan yang harus dihadapi.
Sebagai bagian dari strategi pemulihan, Tupperware berencana untuk mengganti namanya menjadi The New Tupperware Co.
Hal ini bertujuan untuk memberikan citra baru sambil tetap mempertahankan kehadirannya di pasar utama seperti AS, Kanada, Asia, dan Amerika Latin.
Penasihat hukum Tupperware, Spencer Winters, menilai transaksi ini positif untuk pelestarian tenaga kerja dan jaringan bisnis strategis perusahaan.
Baca Juga: Profil Candra Kusuma, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Diduga Selingkuh dan Menelantarkan Keluarganya!
Dengan penjualan ini, Tupperware akan beroperasi sebagai perusahaan swasta di bawah kepemilikan baru, yaitu Stonehill Capital Management dan Alden Global Capital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






