Harga Emas Antam Turun Rp5.000 ke Rp1,508 Juta per Gram
Hefriday | 29 November 2024, 14:02 WIB

AKURAT.CO Harga emas batangan keluaran PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan sebesar Rp5.000 per gram pada Jumat (29/11/2024). Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia Antam, harga emas 24 karat kini dipatok sebesar Rp1.508.000 per gram, turun dari posisi sebelumnya yang berada di angka Rp1.513.000 per gram.
Penurunan harga ini juga tercermin pada nilai jual kembali (buyback) emas batangan. Harga buyback emas Antam tercatat sebesar Rp1.356.000 per gram. Namun, transaksi buyback dikenakan potongan pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam transaksi penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk, pemerintah menetapkan pajak penghasilan (PPh) Pasal 22. Bagi pemegang nomor pokok wajib pajak (NPWP), pajak dikenakan sebesar 1,5% dari nilai transaksi. Sementara itu, bagi non-NPWP, tarif pajak yang berlaku adalah 3%. Pajak tersebut langsung dipotong dari total nilai buyback.
Hal serupa juga berlaku untuk transaksi pembelian emas batangan. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk pembeli dengan NPWP dan 0,9% untuk non-NPWP. Setiap transaksi pembelian emas dilengkapi dengan bukti potong PPh 22 sebagai tanda pembayaran pajak.
Selain harga per gram, Antam juga merilis daftar harga untuk berbagai pecahan emas batangan. Berikut rincian harga emas Antam pada Jumat:
- 0,5 gram: Rp804.000
- 1 gram: Rp1.508.000
- 2 gram: Rp2.956.000
- 3 gram: Rp4.409.000
- 5 gram: Rp7.315.000
- 10 gram: Rp14.575.000
- 25 gram: Rp36.312.000
- 50 gram: Rp72.545.000
- 100 gram: Rp145.012.000
- 250 gram: Rp352.265.000
- 500 gram: Rp724.320.000
- 1.000 gram: Rp1.448.600.000
Penurunan harga emas Antam dipengaruhi oleh fluktuasi harga emas global serta nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Selain itu, perubahan tren permintaan dan penawaran di pasar domeFaktorstik juga turut memengaruhi harga.
Meskipun harga emas turun, logam mulia ini tetap menjadi pilihan investasi yang diminati masyarakat. Stabilitas nilainya di tengah ketidakpastian ekonomi global membuat emas menjadi instrumen investasi jangka panjang yang menarik.
Bagi masyarakat yang ingin membeli emas, disarankan untuk selalu memeriksa harga terbaru di laman resmi Logam Mulia atau mitra resmi Antam. Hal ini bertujuan untuk memastikan harga yang sesuai dan terhindar dari penipuan.
Saat melakukan pembelian atau penjualan emas batangan, pastikan untuk menyimpan bukti potong PPh dan sertifikat keaslian emas. Sertifikat ini menjadi jaminan kualitas dan memudahkan proses jual kembali di masa depan.
Selain Antam, berbagai penyedia logam mulia lainnya turut menawarkan produk dengan kualitas tinggi. Konsumen perlu cermat dalam memilih penyedia yang terpercaya untuk memastikan keamanan investasi mereka.
Dengan berbagai faktor ekonomi yang terus bergerak, harga emas diperkirakan tetap fluktuatif. Para analis merekomendasikan investor untuk memantau perkembangan ekonomi global dan tren harga emas sebagai panduan investasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








