SVBI dan SUVBI Instrumen Anyar BI Perdalam Cadev
Demi Ermansyah | 19 Februari 2025, 23:35 WIB

AKURAT.CO Bank Indonesia (BI) terus menghadirkan inovasi dalam pengelolaan devisa hasil ekspor (DHE SDA) dengan meluncurkan dua instrumen baru, yaitu Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI) dan Sukuk Valas Bank Indonesia (SUVBI).
Kedua instrumen ini tidak hanya memperluas pilihan bagi eksportir dalam menempatkan dana mereka, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk lindung nilai (hedging) dalam transaksi foreign exchange swap (FX swap).
Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menjelaskan bahwa SVBI dan SUVBI hadir sebagai pelengkap dari Term Deposit (TD) Valas DHE yang sudah ada sebelumnya.
“SVBI dan SUVBI memberikan alternatif baru bagi eksportir yang ingin mendiversifikasi devisa mereka. Dibandingkan TD valas yang menawarkan bunga tetap, instrumen ini berbentuk surat berharga yang mengikuti mekanisme pasar, sehingga ada peluang untuk mendapatkan capital gain,” ucapnya dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Jakarta, Rabu (19/2/2025).
Destry menilai kebijakan ini akan berdampak positif bagi pasar valas Indonesia.
"Dengan kebijakan sebelumnya saja, kita sudah melihat tambahan devisa yang cukup besar dalam term deposit valas BI, yakni sekitar USD2,5–3 miliar. Dengan aturan baru ini, dampaknya bisa lebih signifikan,” ujarnya.
Seperti yang diketahui, peluncuran SVBI dan SUVBI ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2025, yang mewajibkan eksportir di sektor pertambangan (kecuali minyak dan gas), perkebunan, kehutanan, dan perikanan untuk menempatkan 100% DHE SDA mereka dalam sistem keuangan nasional selama 12 bulan.
Sebelumnya, berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2023, eksportir hanya diwajibkan menempatkan 30% DHE SDA selama 3 bulan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









