Aset Perbankan Syariah Tumbuh 9,8 Persen di 2024, Tembus Rp980,3 Triliun

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa perbankan syariah nasional menunjukkan kinerja yang solid di tahun 2024, dengan total aset mencapai Rp980,3 triliun naik 9,88% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap produk keuangan berbasis syariah yang semakin relevan di tengah dinamika ekonomi global.
Data OJK mengungkapkan bahwa peningkatan total aset perbankan syariah sejalan dengan kenaikan market share di Desember 2024.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan, Dian Ediana Rae, menyatakan bahwa kenaikan ini merupakan sinyal positif bagi industri keuangan syariah, yang kini semakin mendapatkan tempat di pasar nasional.
Tak hanya aset, pertumbuhan pembiayaan juga menunjukkan performa yang impresif. Total penyaluran pembiayaan mencapai Rp643,5 triliun dengan kenaikan 9,92% secara tahunan, sejalan dengan tren pertumbuhan industri perbankan nasional.
Pembiayaan yang disalurkan didominasi oleh sektor perumahan (KPR) dengan kontribusi sekitar 23% dari total pembiayaan, sedangkan pembiayaan untuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menyumbang 16-17%.
Kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) Gross di level 2,12% dan NPF Nett sebesar 0,79%.
Untuk mendukung akselerasi pertumbuhan industri, OJK telah mengimplementasikan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah (RP3SI) 2023-2027.
Menuju tahun 2025, OJK menetapkan lima arah kebijakan utama untuk meningkatkan skala ekonomi dan keunikan model bisnis perbankan syariah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









