Akurat
Pemprov Sumsel

Tarik Minat Investor! Yupi Indo Jelly Gum Tbk Janjikan Dividen Hingga 80 Persen

Hefriday | 9 Maret 2025, 10:00 WIB
Tarik Minat Investor! Yupi Indo Jelly Gum Tbk Janjikan Dividen Hingga 80 Persen

AKURAT.CO Produsen permen yang telah beroperasi sejak 1996, PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI), mengumumkan komitmennya untuk membagikan dividen hingga 80% dari seluruh laba bersih setelah melaksanakan Initial Public Offering (IPO).

Langkah strategis ini disampaikan dalam prospektus awal IPO, sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk menarik minat investor.

Pihak manajemen YUPI melalui keterangan tertulisnya menegaskan bahwa dividen yang akan dibagikan nantinya akan dilakukan secara tunai dan dalam mata uang rupiah.

Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor, mengingat pembayaran dividen yang transparan dan stabil merupakan salah satu indikator kesehatan keuangan perusahaan.

Dikutip dari laman Invest, Minggu (9/3/2025), mengacu kepada hasil prospektus, YUPI berencana menawarkan hingga 854,44 juta lembar saham, yang setara dengan 10% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.

Penawaran saham ini menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk menggalang dana serta memperluas basis pemilik saham.

Baca Juga: Rajin Tebar Dividen, Saham Golden Energy Mines Pulih ke Rp10.000 pada Sesi I

Setiap lembar saham akan ditawarkan dengan rentang harga antara Rp2.100 hingga Rp2.500 pada periode penawaran awal (book building).

Penentuan harga saham dalam kisaran tersebut diharapkan mampu menarik berbagai kalangan investor, mulai dari investor ritel hingga institusi.

Pada tahun 2024, YUPI berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp484,25 miliar. Dengan rasio payout dividen yang ditetapkan sebesar 80%, nilai dividen yang akan dibagikan mencapai sekitar Rp387,4 miliar, atau setara dengan Rp453,4 per saham.

Perhitungan ini memberikan gambaran menarik mengenai potensi return yang dapat dinikmati para pemegang saham.

Dengan asumsi harga penawaran saham di batas atas yaitu Rp2.500 per lembar, yield dividen yang dihitung mencapai sekitar 18,14%. Angka ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi para investor yang mencari investasi dengan potensi pengembalian dividen tinggi di tengah pasar saham yang kompetitif.

Baca Juga: BRI Bayarkan Dividen Interim Rp20,33 Triliun

Kebijakan pembagian dividen yang agresif ini menunjukkan keyakinan manajemen YUPI terhadap prospek pertumbuhan perusahaan.

Selain itu, langkah tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan likuiditas saham di pasar sekunder, sehingga memudahkan para investor untuk melakukan transaksi setelah IPO.

Di tengah kondisi pasar yang dinamis, keputusan YUPI untuk mendistribusikan sebagian besar laba bersihnya melalui dividen merupakan strategi untuk mengimbangi volatilitas nilai saham.

Investor yang mengutamakan pendapatan pasif akan melihat langkah ini sebagai sinyal positif mengenai manajemen keuangan perusahaan.

Peluncuran IPO YUPI ini juga sejalan dengan tren investasi di sektor consumer goods yang kian menunjukkan performa stabil.

Dengan reputasi yang telah dibangun selama lebih dari dua dekade, YUPI diyakini memiliki potensi untuk terus tumbuh dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang sahamnya.

Komitmen YUPI untuk membagikan dividen hingga 80% dari laba bersih pasca-IPO tidak hanya memperkuat posisi perusahaan di mata investor, tetapi juga menunjukkan tekad manajemen dalam mengoptimalkan kinerja keuangan dan memperluas pangsa pasar di industri permen.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa